Mekanisme Tata Kelola dan Pengungkapan Keberlanjutan Perusahaan pada Sektor Pariwisata dan Transportasi di ASEAN

Abstract

Perkembangan konsep tripple bottom line mendorong para pelaku bisnis untuk tidak hanya berfokus pada kinerja keuangan perusahaan namun juga perlu memperhatikan kinerja non-keuangan perusahaan. Perusahaan dalam memenuhi kinerja non-keuangan maka dapat menerapkan konsep keberlanjutan melalui pengungkapan sustainability report yang berbasis Environment, Social, dan Governance (ESG). Penerapan tata kelola yang baik dapat menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong tingginya tingkat transparansi pengungkapan ESG dari suatu perusahaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh mekanisme tata kelola perusahaan terhadap tingkat pengungkapan keberlanjutan aspek Environment, Social, dan Governance (ESG). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis explanatory research. Populasi yang digunakan adalah perusahaan sektor pariwisata dan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek negara Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Singapura yang menerbitkan laporan keberlanjutan pada tahun 2021 – 2025 sehingga Sampel yang digunakan yaitu 65 perusahaan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Sumber data yang digunakan adalah data yang didapatkan dari laporan tahunan dan sustainability reporting dari perusahaan sektor pariwisata dan transportasi ASEAN-4. Pengujian data dilakukan dengan menggunakan metode Data Panel dengan bantuan software Eviews 13. Hasil penelitian membuktikan bahwa mekanisme tata kelola sebagai variabel independen utama dalam penelitian ini secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan keberlanjutan ESG, sedangkan faktor karakteristik perusahaan seperti firm age dan firm size secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan keberlanjutan ESG.

Description

Validasi file repositori 13 Agustus 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By