Analisis Pengaruh Variasi Intensitas Hujan Terhadap Tingkat Erosi Tanah Menggunakan Rainfall Simulator
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Erosi tanah di wilayah berlereng curam dengan intensitas hujan tinggi merupakan permasalahan nyata yang membutuhkan pemahaman kuantitatif berbasis data eksperimental. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi intensitas curah hujan terhadap tingkat erosi tanah menggunakan Rainfall Simulator Armfield FEL3 pada sampel tanah non-vegetasi dari Desa Kabuaran, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso. Sampel tanah diklasifikasikan sebagai lempung anorganik plastisitas rendah dengan kandungan fraksi halus 68%, porositas 52,62%, permeabilitas 0,0876 cm/jam, dan indeks plastisitas 20,34%. Kemiringan kotak uji diasumsikan sebesar 20° berdasarkan hasil analisis spasial DEMNAS menggunakan ArcGIS Pro (slope aktual 21,22° pada titik sampling), yang berada dalam Kelas V (16°–35°, kategori curam) menurut klasifikasi Zuidam (1985) dan merupakan kelas dominan di wila-yah penelitian. Pengujian dilakukan pada empat variasi intensitas hujan hasil kali-brasi, yaitu 72,83 mm/jam, 88,48 mm/jam, 103,20 mm/jam, dan 113,27 mm/jam, masing-masing dengan tiga kali pengulangan selama 15 menit. Hasil pengujian menunjukkan soil loss rata-rata sebesar 149,63 gr/m², 180,30 gr/m², 192,00 gr/m², dan 255,70 gr/m² untuk masing-masing variasi intensitas. Analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = -26,553 + 2,3396X dengan koefisien korelasi R = 0,9256 dan koefisien determinasi R² = 0,8567, yang menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara intensitas hujan dan soil loss. Sebesar 85,67% variasi soil loss dijelaskan oleh perubahan intensitas hujan. Kuatnya hubungan ini dijelaskan oleh interaksi antara topografi curam yang mempercepat limpasan per-mukaan dan ketidaksesuaian antara porositas tanah yang tinggi dengan permeabili-tasnya yang sangat lambat, sehingga hampir seluruh curah hujan pada seluruh vari-asi intensitas langsung membentuk limpasan permukaan pembawa sedimen.
Description
Finalisasi Agustus 2026 Rudi H
