Strategi Singapura Menarik Wisatawan Muslim
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Sebagai negara multikultur, Singapura memiliki banyak budaya dan
etnis yang menjadi daya tarik di bidang pariwisata. Keberagaman budaya tersebut
menjadikan peluang bagi Singapura untuk mengembangkan industri pariwisata
kelas dunia. Dalam mengembangkan industri pariwisata, Singapura memiliki
Singapore Tourism Board (STB) sebagai badan yang mempromosikan industri
pariwisata Singapura di bawah naungan Kementrian Pariwisata dan Industri
Singapura. Melihat pariwisata halal sebagai fenomena baru yang sedang menjadi
trend global, Singapura bersama STB mulai mengembangkan pariwisata halal.
Kemudian membentuk lembaga Majlis Ugama Islam Singapore (MUIS) sebagai
lembaga yang mengeluarkan sertifikat halal di Singapura.
Keseriusan Singapura dalam mengembangkan pariwisata halal dapat
dilihat pada tahun 2018-2019, Singapura ditetapkan sebagai negara yang ramah
muslim oleh GMTI dan pada tahun 2022, Singapura juga ditetapkan sebagai
destinasi yang ramah muslim dalam Halal In Travel Awards. Namun saat ini
banyak negara negara yang mulai mengembangkan industri halal, hal ini
memberikan rasa khawatir bagi Singapura sehingga Singapura terus berupaya untuk
mempertahankan posisinya sebagai destinasi ramah muslim agar wisatawan musli
terus datang mengunjungi Singapura dan menjadikan Singapura sebagai destinasi
ramah muslim nomer satu negara non-OKI. Maka dari itu penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis strategi Singapura dalam menarik wisatawan muslim yang
mengunjungi negaranya.
Penelitian ini menggunakan teori diplomasi publik sebagai kerangka
analisis terkait strategi Singapura dalam industri pariwisata halal yang digunakansebagai alat untuk menciptakan citra Singapura sebagai destinasi ramah muslim di
mata dunia dan upaya untuk membangun opini publik melalui informasi dan
pertukaran budaya. Untuk menciptakan citra tersebut diperlukan ACES Model
GMTI sebagai aspek pengembangan industri halal. ACES Model ini yaitu access,
communication, environment, dan service.
Access mencakup kemudahan dalam menuju tempat wisata. Dalam hal
ini wisatawan yang ingin mengunjungi Singapura terlebih dari kawasan Asia
Tenggara mendapatkan bebas visa selama 30 hari. Selain itu kemudahan ketika
berada di Singapura, wisatawan muslim dapat menggunakan MRT, bus, taksi, dan
layanan transportasi online. Kemudian communication, dalam menarik wisatawan
muslim Singapura secara aktif melakukan strategi komunikasi digital seperti
adanya situs web resmi yang digunakan untuk mempromosikan budaya Singapura.
Kemudian melakukan kampanye SingapoRimagine yang beisikan kolaborasi seni
mural antara Singapura dan Indonesia serta berkolaborasi dengan artis muslim
internasional, Maher Zain. Selain itu Pemerintah Singapura juga berkolaborasi
dengan CresentRating merilis buku panduan perjalanan di Singapura yang
bertujuan memberikan informasi akurat bagi wisatawan muslim.
Untuk menarik wisatawan muslim, Pemerintah Singapura berusaha
menciptakan lingkungan yang ramah muslim. Keseriusan ini dapat dilihat dari
tersedianya fasilitas inklusif dan pilihan kuliner halal yang beragam. Selain itu
Pemerintah Singapura juga menyediakan wisata keluarga yang beragam sehingga
membuat wisatawan betah berlama lama di Singapura. Penciptaan lingkungan
ramah muslim ini juga dapat dicapai dari pengembangan kawasan Kampong Gelam
sebagai wisata utama destinasi ramah muslim. Kawasan ini merupakan pusat
budaya Islam di Singapura yang kini bertransformasi menjadi destinasi gaya hidup
muslim yang menggabungkan antara fasilitas halal dengan nilai nilai estetika dan
kenyamanan. Kemudian untuk menarik wisatawan muslim diperlukan layanan
yang sesuai dengan syariat islam. Layanan ini meliputi ruang ibadah yang layak,
makanan yang terjamin kehalalan, serta transportasi yang ramah muslim. di
Singapura terdapat lebih dari 2.900 tempat makan dan minum yang sudah
bersertifikat halal baik restauran maupun makanan kaki lima. Selain itu jugaterdapat lebih dari 70 masjid yang mudah ditemukan. Salah satu masjid iconic di
Singapura adalah Masjid Sultan. Singapura juga menyediakan akomodasi yang
ramah muslim yang mana hotel hotel ini menyediakan menu halal yang bersertifikat
halal, bebas alkohol, kamar yang menyediakan alat solat dan petunjuk kiblat solat,
serta toilet yang menyediakan air mengalir.
Penyediaan fasilitas yang memadai dan konsisten tentunya dapat
mengubah persepsi Singapura bahwa sebagai negara non muslim, Singapura sangat
ramah bagi wisatawan muslim. Strategi ini dilakukan sebagai alat untuk menarik
lebih banyak wisatawan muslim yang mengunjungi Singapura. Sehingga dapat
menarik kunjungan wisatawan muslim dan menjadikan Singapura sebagai negara
destinasi wisata halal terbaik.
Description
Reupload file repository 3 Februari 2026_Arif/Halima
