Hubungan Prenatal Attachment dengan Tingkat Kunjungan Antenatal Care pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Mayang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Antenatal Care (ANC) diatur di dalam Peraturan Menteri Kesehatan
Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2024 tentang pemenuhan standar pelayanan
minimal kesehatan yaitu menetapkan frekuensi kunjungan minimal 6 kali dengan
rincian trimester pertama (0 – 12 minggu) satu kali, trimester kedua (12 – 24
minggu) dua kali, dan trimester ketiga (13 – 42 minggu) dilakukan tiga kali. ANC
sangat penting dilakukan oleh ibu hamil untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan
janin serta mendeteksi dini permasalahan kehamilan. Upaya mengoptimalkan
frekuensi kunjungan ANC dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya
merupakan keterikatan antara ibu dan janin. Keterikatan ibu dan janin yang kuat
cenderung membuat ibu menjalani gaya hidup sehat karena merasa terhubung
secara emosional dengan janin mereka. Ibu menjadi lebih termotivasi dalam
menjaga kesehatan mereka sendiri, karena menyadari bahwa kesehatan dirinya
dapat mempengaruhi kesehatan bayi mereka yang sedang berkembang. Oleh sebab
itu, penelitian ini bermaksud untuk menganalisis hubungan keterikatan antara ibu
dan janin dengan tingkat kunjungan ANC pada ibu hamil.
Description
Dosen Pembimbing Utama
Ns. Dini Kurniawati, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.Mat.
Dosen Pembimbing Anggota
Ns. Rafika Nurul Aini, S.Kep., M.Kep.
