Rancang Bangun Sistem Throttle By Wire Pada Air Intake Engine Mitsubishi L100 Berbahan Bakar Syngas
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Pemanfaatan syngas sebagai bahan bakar alternatif pada mesin pembakaran
dalam memerlukan sistem pengendalian udara masuk yang responsif untuk menjaga
kestabilan pembakaran. Sistem throttle mekanis konvensional yang menggunakan
kabel memiliki keterbatasan dalam pengaturan aliran udara sehingga dapat
menyebabkan operasi mesin kurang stabil. Penelitian ini bertujuan merancang,
memfabrikasi, dan mengevaluasi sistem throttle-by-wire (TBW) pada saluran air
intake mesin Mitsubishi L100 berbahan bakar syngas menggunakan pendekatan
rekayasa (engineering design). Tahapan penelitian meliputi pengembangan konsep,
perhitungan teknik, pemodelan CAD, fabrikasi, perakitan, dan pengujian fungsional.
Sistem yang dirancang terdiri atas throttle body berdiameter 32 mm, motor servo
MG996R sebagai aktuator, modul CCPM Servo Tester sebagai pengendali, serta
pedal gas yang dilengkapi potensiometer putar. Analisis mekanik dilakukan untuk
menentukan karakteristik aliran udara, kebutuhan torsi aktuator, gaya pegas, dan
kekuatan struktur komponen. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa katup throttle
menerima gaya aerodinamis sebesar 6,867 N dengan torsi hambat 0,109 Nm. Motor
servo MG996R memiliki torsi maksimum 1,078 Nm dengan faktor keamanan 9,89
sehingga mampu menggerakkan katup secara aman. Pengujian fungsional
menunjukkan bahwa sudut bukaan throttle mengikuti input pedal gas dengan galat
rata-rata kurang dari 5%. Putaran mesin meningkat dari 3.227 rpm pada bukaan 10°
menjadi 4.004 rpm pada bukaan 30°, sedangkan kecepatan aliran udara meningkat
dari 1,2–1,8 m/s menjadi 4,8–5,8 m/s. Seluruh komponen hasil fabrikasi juga
berfungsi dengan baik tanpa mengalami deformasi maupun kegagalan operasi.
Sistem throttle-by-wire yang dikembangkan menunjukkan kinerja yang andal,
pengendalian aliran udara yang akurat, serta kekuatan mekanik yang memadai
sehingga layak diterapkan pada mesin skala kecil berbahan bakar syngas.
Description
Finalisasi oleh agus/Agustus 2026
