Pemetaan Tingkat Kerawanan Banjir Bandang dengan Metode Logistic Regression di Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember

Abstract

Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember merupakan salah satu wilayah yang rawan terhadap bencana banjir bandang, sebagaimana ditunjukkan oleh kejadian banjir bandang yang terjadi pada penghujung tahun 2024 sampai 2026 yang menerjang beberapa desa di Kcematan Sumberjambe. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kerawanan banjir bandang di Kecamatan Sumberjambe menggunakan metode Logistic Regression. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan 200 titik sampel yang terdiri atas 100 titik kejadian banjir bandang dan 100 titik tidak banjir bandang, yang dianalisis berdasarkan tujuh variabel, yaitu curah hujan, kemiringan lereng, ketinggian tempat, Topographic Wetness Index (TWI), jarak dari sungai, vegetasi, dan lahan terbangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curah hujan, ketinggian tempat, dan jarak dari sungai berpengaruh signifikan terhadap kejadian banjir bandang p < 0,05, dengan model yang dihasilkan memiliki akurasi sebesar 87,5% dan nilai Area Under Curve (AUC) sebesar 0,948 yang termasuk kategori sangat baik. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa tingkat kerawanan sangat tinggi mendominasi wilayah penelitian dengan luas 3.955 Ha (29%), yang terkonsentrasi di kawasan dataran rendah bagian barat hingga tengah wilayah penelitian yang berdekatan dengan aliran sungai, sedangkan tingkat kerawanan rendah hingga sangat rendah berada di kawasan perbukitan dan pegunungan bagian timur

Description

Validasi file repositori 10 Agustus 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By