Perubahan Karakteristik Fisikokimia Biji Kopi Robusta Selama Fermentasi Oleh Pseudomonas plecoglossicida KAFS 34
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
Abstract
Kopi Robusta (Coffea canefora) merupakan jenis kopi yang memiliki
kandungan kafein yang tinggi sebesar 2,26 per 100g. Kandungan tersebut dapat
menyebabkan gangguan kesehatan seperti peningkatan denyut jantung, gangguan
lambung, tremor, kecemasan, dan gangguan tidur bagi individu yang tidak tahan
terhadap kafein. Upaya untuk mengurangi potensi risiko kesehatan, dapat dilakukan
dengan menurunkan kadar kafein dalam proses biologis yaitu dekafeinasi.
Fermentasi merupakan proses biologis yang mengubah bahan pangan dengan
melibatkan aktivitas mikroorganisme. Fermentasi banyak dilakukan tetapi tidak
spesifik menurunkan kadar kafein, sehingga perlu dilakukan penelitian
menggunakan bakteri pendegradasi kafein salah satunya Pseudomonas
plecoglossicida KAFS 34. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan
karakteristik fisikokimia pada biji kopi Robusta selama fermentasi oleh P.
plecoglossicida KAFS 34.
Metode dalam penelitian ini diawali dengan peremajaan kultur bakteri P.
plecoglossicida KAFS 34 sebagai bakteri pendegradasi kafein, kemudian
menambahkan bakteri tersebut kedalam lingkungan fermentasi. Fermentasi
dilakukan 2 variasi dengan waktu inkubasi selama 0, 12,24 jam dengan 3 kali
pengulangan. Pengukuran dilakukan meliputi: kadar air, pH biji kopi, pH cairan,
suhu dan kadar kafein. Kadar keasaman diukur langsung kedalam lingkungan
fermentasi. Biji kopi tiap perlakuan diambil sesuai kebutuhan, dicuci hingga bersih
dan dilakukan pengukuran pH biji. Biji kopi dikeringkan dan dilakukan uji lanjutan
untuk kadar kafein dan kadar air selama proses fermentasi.
Hasil penelitian menunjukkan proses fermentasi biji kopi robusta mampu
mengubah parameter yang diamati seperti kadar air yang mengalami penurunan
hingga <7%. Pada perlakuan 1 dengan angka 4,41 dan perlakuan 2 dengan angka
4,81, Nilai pH cairan mengalami penurunan pada jam ke 12 tetapi meningkat
DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER
DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER
viii
kembali pada 24 jam pada angka 6,54 perlakuan 1 dan 6,49 perlakuan 2. pH biji
mengalami peningkatan secara bertahap hingga mencapai angka 6,48 perlakuan 1
dan 6,5 perlakuan 2. Suhu cairan didapatkan pada rentang 26-30 °C. Kadar kafein
green bean menunjukkan angka 8,421 mg/g, kemudian menurun selama proses
fermentasi pada perlakuan 1 mencapai 82,86% pada jam 12 dan perlakuan 2
mencapai 96,64%. Penggunaan P. plecoglossicida KAFS 34 sebagai starter
fermentasi biji kopi selama 24 jam dapat menghasilkan biji kopi rendah kafein.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P. plecoglossicida KAFS 34 tidak
secara signifikan mempengaruhi sifat kimia biji kopi robusta. Perubahan terlihat
dipengaruhi oleh lama waktu fermentasi.
Description
Finalisasi Repository/HASYIM Agustus 2026
