Efisiensi Penggunaan Faktor Produksi Pada Petani Mitra Penangkar Benih UD Restu Tani Kabupaten Jember

Abstract

Padi merupakan komoditas penting yang banyak diusahakan petani di Indonesia. Kabupaten Jember sebagai salah satu sentra produksi padi di Provinsi Jawa Timur juga menunjukkan tren produksi yang menurun. Ketersediaan benih unggul bersertifikat menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan produksi padi, sehingga usaha penangkaran benih memiliki peranan penting. UD Restu Tani merupakan salah satu penangkar benih padi inbrida di Kabupaten Jember yang bermitra dengan petani lokal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis struktur biaya produksi dan pendapatan petani mitra UD Restu Tani; (2) menganalisis pengaruh faktor-faktor produksi terhadap produksi usaha penangkaran benih padi; dan (3) menganalisis efisiensi alokatif penggunaan faktor produksi pada usaha tersebut. Penelitian dilakukan di Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember dengan metode purposive. Sampel penelitian ditentukan menggunakan metode sensus terhadap 35 petani mitra. Data dianalisis menggunakan analisis biaya dan pendapatan, regresi linier berganda fungsi Cobb-Douglas, serta analisis efisiensi alokatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi usahatani penangkar benih padi sebesar Rp22.550.157 per petani per musim tanam, dengan rata-rata penerimaan Rp49.464.286 dan pendapatan Rp26.914.129. Faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap produksi adalah benih, pupuk ZA, dan luas lahan, sedangkan pestisida, pupuk organik, dan tenaga kerja memiliki pengaruh yang tidak signifikan. Nilai return to scale menunjukkan kondisi decreasing returns to scale. Analisis efisiensi alokatif menunjukkan penggunaan pupuk ZA dan luas lahan belum efisien sehingga perlu ditambah, sedangkan penggunaan benih tidak efisien sehingga perlu dikurangi untuk mencapai efisiensi optimal.

Description

Validasi dan Finalisasi Repositori File 11 Agustus 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By