Pengaruh Beberapa Jenis Limbah Perkebunan Sebagai Baglog dan Pemberian NPK Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Proses pasca panen komoditas perkebunan seperti kopi dan tebu
menghasilkan limbah yang jika tidak diolah lebih lanjut berpotensi mencemari
lingkungan. Kulit kopi dan ampas tebu merupakan limbah komoditas perkebunan
yang dapat berpotensi sebagai media pertumbuhan jamur tiram putih karena
memiliki karakteristik yang sama dengan serbuk kayu gergaji. Kulit kopi dan
ampas tebu memiliki kandungan lignin, selulosa, dan hemiselulosa yang dapat
digunakan sebagai sumber nutrisi untuk pertumbuhan jamur tiram putih. Jamur
tiram putih akan mendokomposisi kandungan lignoselulosa tersebut menjadi
senyawa karbon sederhana. Selain kandungan lignoselulosa jamur tiram putih
membutuhkan unsur hara nitrogen, fosfor, dan kalium yang dapat didapat dengan
penambahan pupuk NPK. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh
interaksi penggunaan limbah perkebunan sebagai baglog dan pemberian dosis
NPK terhadap pertumbuhan jamur tiram putih. Percobaan dilakukan secara
faktorial dengan menggunakan pola dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang
terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor I yaitu jenis media dan faktor II dosis
pupuk NPK. Penggunaan limbah perkebunan dan dosis NPK berpengaruh sangat
nyata pada variabel diameter tudung (cm) dan total berat segar (gram). Perlakuan
terbaik yaitu kombinasi perlakuan limbah ampas tebu dan 5 gram NPK (M2D1).
Description
Reupload File Repository 3 Februari 2026 Maya/Mita
