Proses Adopsi Inovasi Trichoderma spp. oleh Petani dalam Budidaya Pisang di Desa Klungkung Kecamatan Sukorambi
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses adopsi inovasi Trichoderma spp. pada budidaya pisang di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan penelitian kualitatif. Penentuan informan dilakukan secara purposive sampling yang terdiri atas ketua kelompok tani, petani pisang, dan penyuluh pertanian dengan jumlah informan sebanyak 15 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses adopsi inovasi Trichoderma spp. berlangsung melalui lima tahapan menurut teori Difusi Inovasi Rogers, yaitu pengetahuan, persuasi, keputusan, implementasi, dan konfirmasi. Pada tahap pengetahuan, petani memperoleh informasi melalui penyuluh, pertemuan kelompok tani, sekolah lapang, dan diskusi sesama petani. Pada tahap persuasi, petani menilai bahwa Trichoderma spp. memiliki keunggulan relatif, sesuai dengan kebutuhan petani, mudah diterapkan, dapat diuji coba, dan hasilnya dapat diamati secara langsung. Pada tahap keputusan, petani memutuskan mengadopsi inovasi karena manfaat yang dirasakan dalam pengendalian penyakit layu fusarium. Pada tahap implementasi, petani menerapkan Trichoderma spp. dalam budidaya pisang meskipun masih menghadapi kendala pada proses produksi dan aplikasi. Selanjutnya, pada tahap konfirmasi, petani cenderung melanjutkan penggunaan Trichoderma spp. karena dinilai mampu membantu mengendalikan penyakit tanaman, meningkatkan pertumbuhan, serta mendukung budidaya yang lebih ramah lingkungan.
Description
Finalisasi Rudy K
