Pengembangan Lkpd Berbasis Budaya Maritim Banyuwangi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Unit 3 dI Kelas IV Sdn 3 Kedungrejo Banyuwangi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Abstract
Pembelajaran merupakan terciptanya upaya yang sistematik antara pendidik
dan siswa agar terbentuk kegiatan interaksi edukatif (Istiqomah., Puspitaningrum.,
dan Fitriyah., 2022). Pelaksanaan kurikulum merdeka yang baru diterapkan di
sekolah bertujuan untuk menuntut kemandirian bagi peserta didik.
Pengembangan LKPD berbasis kearifan lokal dirasa perlu untuk
dikembangkan karena diharapkan dapat membantu peserta didik memahami
pengetahuan lokalnya karena relevan dengan lingkungan sekitarnya
(Suhartiningsih, Finali, & Firmansyah, 2023). Kearifan lokal dalam hal ini adalah
budaya maritim yang ada di Banyuwangi, khususnya Kecamatan Muncar yang
merupakan kecamatan dari SDN 3 Kedungrejo. Menurut Prastowo (2016:89)
LKPD merupakan bahan ajar yang memunculkan topik dan latihan soal dan peserta
didik ditugaskan untuk mengerjakan dan menyelesaikannya dengan tujuan untuk
memenuhi capaian pembelajaran (CP).
Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu (1) Bagaimanakah proses
pengembangan LKPD berbasis budaya maritim Banyuwangi pada mata pelajaran
Pendidikan Pancasila unit 3 di kelas IV SDN 3 Kedungrejo Banyuwangi yang valid,
efektif, dan praktis? dan (2) Bagaimanakah kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan
produk pengembangan LKPD berbasis budaya maritim Banyuwangi pada mata
pelajaran Pendidikan Pancasila unit 3 di kelas IV SDN 3 Kedungrejo Banyuwangi?
Tujuan penilitian ini yaitu (1) Untuk mengetahui proses pengembangan LKPD
berbasis budaya maritim Banyuwangi pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila
unit 3 di kelas IV SDN 3 Kedungrejo Banyuwangi yang valid, efektif, dan praktis.
(2) Untuk mengetahui Bagaimanakah kevalidan, keefektifan, dan kepraktisanproduk pengembangan LKPD berbasis budaya maritim Banyuwangi pada mata
pelajaran Pendidikan Pancasila unit 3 di kelas IV SDN 3 Kedungrejo Banyuwangi.
Metode penelitian pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini
adalah model penelitian pengembangan yang dikemukakan oleh Borg and Gall
meliputi 10 tahapan. Dari 10 tahapan yang ada hanya digunakan sampai tahap ke
8 saja, karena pada tahap ke-8 sudah dapat menyimpulkan keefektifan dan
kelayakan produk yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan di SDN 3 Kedungrejo
pada semester genap Tahun Ajaran 2024/2025. Subjek penelitian pada penelitian
ini yaitu peserta didik kelas IV di SDN 3 Kedungrejo.
Pengembangan LKPD berbasis budaya maritim Banyuwangi pada mata
pelajaran Pendidikan Pancasila unit 3 di kelas IV SDN 3 Kedungrejo Banyuwangi
dilakukan validasi oleh tiga validator ahli yaitu ahli media, ahli bahasa, dan ahli
materi. Hasil kevalidan media pembelajaran memperoleh presentase 81% dengan
kategori sangat layak. Hasil belajar peserta didik dihitung menggunakan t-test
melalui Microsoft Excel dengan rumus uji independent test memperoleh hasil thitung
sebesar 6,687. Nilai ttabel untuk taraf signifikansi 0,05 dengan df 25 sebesar 1,708.
Hasil t-test yang lebih besar dari t-tabel memenuhi syarat keefektifan produk
penelitian. Pada perhitungan ER diperoleh hasil 65,96% dipengaruhi oleh
penggunaan LKPD dan 34,04% dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal..
Hasil kepraktisan media pembelajaran diperoleh dari hasil angket respon peserta
didik yang diberikan setelah peserta didik mengikuti pembelajaran dengan
menggunakan media yang dikembangkan dengan skor menunjukkan 89,2% yang
termasuk dalam kategori sangat praktis.
Adapun saran dalam penelitian ini bagi peserta didik agar memiliki
semangat dan minat belajar, terlebih mengenai budaya di sekitar mereka yang
dalam hal ini adalah budaya maritim Banyuwangi. Guru juga diharapkan dapat
mendampingi serta memastikan peserta didik memahami penggunaan LKPD
berbasis budaya maritim.
Description
Reupload file repositori 3 februari 2026_agus/feren
