Analisis Kinerja Mesin Penyerut Sistem Piringan Berputar Untuk Ubi Jalar Ungu (Ipomea Batatas L.)

Abstract

Ubi jalar ungu merupakan salah satu komoditas pangan lokal yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku pembuatan tepung. Salah satu tahapan penting dalam proses pembuatan tepung adalah pemarutan, yang berpengaruh terhadap efisiensi proses maupun kualitas produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja mesin pemarut tipe piringan berputar pada proses pemarutan ubi jalar ungu. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) melalui pengujian kinerja mesin. Parameter yang diamati meliputi kapasitas mesin, efisiensi energi, persentase hasil parutan, persentase bahan yang tidak terparut, persentase kehilangan hasil pemarutan, dan konsumsi energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan diameter puli 16 cm dan jarak bibir hopper terhadap mata pemarut sebesar 1 mm menghasilkan putaran (RPM) tertinggi, kapasitas mesin terbesar, serta persentase hasil parutan tertinggi, dengan tingkat kehilangan hasil dan persentase bahan yang tidak terparut yang rendah. Diameter puli yang lebih kecil dan jarak antara hopper dengan mata pemarut yang lebih sempit menghasilkan persentase pemarutan yang lebih tinggi dan lebih baik. Sebaliknya, penggunaan puli berdiameter 20 cm menghasilkan kinerja pemarutan yang lebih rendah dibandingkan puli 16 cm, sedangkan puli berdiameter 30 cm menunjukkan kinerja pemarutan paling rendah dibandingkan kedua diameter puli lainnya.

Description

Validasi file repositori 6 Agustus 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By