E-Komik Edukatif Berbasis Budaya Pendhalungan pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Materi Keragaman Budaya Indonesiaku Untuk Peserta Didik Kelas V SDN Tegal Gede 01 Jember

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya penggunaan media pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya materi Keragaman Budaya Indonesiaku. Pembelajaran masih didominasi oleh metode ceramah dan penggunaan buku teks sehingga peserta didik kurang tertarik serta mengalami kesulitan dalam memahami konsep keragaman budaya. Selain itu, budaya lokal Pandhalungan yang menjadi identitas masyarakat Jember belum banyak dimanfaatkan sebagai sumber belajar. Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran yang menarik, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik SD. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran e-komik edukatif berbasis budaya Pandhalungan pada materi Keragaman Budaya Indonesiaku untuk peserta didik kelas V SDN Tegal Gede 01 Jember; dan (2) menganalisis tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media yang dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi menjadi 8 tahap, yaitu penelitian pendahuluan, perencanaan pengembangan, pengembangan desain produk awal, validasi desain produk, revisi produk awal, uji coba penggunaan, revisi desain produk, dan uji coba keefektifan produk. Penelitian dilaksanakan di SDN Tegal Gede 01 Jember pada semester genap tahun pelajaran 2025/2026. Subjek penelitian dari pengembangan media pembelajaran berupa e-komik edukatif berbasis budaya Pandhalungan pada pembelajaran Pendidikan Pancasila materi keanekaragaman budaya Indonesiaku untuk peserta didik kelas V SDN Tegal Gede 01 Jember. Peserta didik kelas V SDN Tegal Gede 01 Jember terdiri dari 33 peserta didik kelas VA, dan 33 peserta didik kelas VB. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji validitas produk (valpro), uji t, uji keefektifan relatif, dan uji respon peserta didik. Hasil validasi menunjukkan bahwa media e-komik edukatif berbasis budaya Pandhalungan memperoleh rata-rata skor validasi sebesar 95% dengan kategori sangat layak, yang terdiri atas validasi ahli media sebesar 97,5%, ahli bahasa sebesar 90%, dan ahli materi sebesar 98%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memenuhi aspek kelayakan isi, kebahasaan, dan tampilan media. Uji coba penggunaan dilakukan untuk mengetahui tingkat kepraktisan media berdasarkan respons peserta didik. Selanjutnya, uji coba keefektifan dilakukan dengan membandingkan hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengembangan e-komik edukatif berbasis budaya Pandhalungan memberikan alternatif media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan kontekstual. Media ini tidak hanya membantu peserta didik memahami materi keragaman budaya Indonesia, tetapi juga memperkenalkan budaya lokal Pandhalungan serta menanamkan nilai-nilai Pancasila, seperti toleransi, gotong royong, dan persatuan dalam keberagaman. Dengan demikian, e-komik edukatif berbasis budaya Pandhalungan layak digunakan sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD serta dapat mendukung penguatan karakter dan identitas budaya peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, guru disarankan memanfaatkan media pembelajaran e-komik edukatif berbasis budaya Pandhalungan sebagai alternatif media pembelajaran Pendidikan Pancasila karena terbukti valid, praktis, dan efektif. Selain itu, peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan media ini pada materi atau jenjang pendidikan yang berbeda agar manfaatnya semakin luas.

Description

Validasi file repositori 6 Agustus 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By