Pembatasan Kebebasan Pers Media Independen Digital di Kamboja Pasca 2017

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena penurunan kebebasan pers di Kamboja yang bermigrasi ke ranah digital melalui analisis terhadap pola relasi antara Pemerintah Kamboja dan media independen dalam ruang publik digital periode 2017-2023. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif kualitatif melalui prosedur tiga tahap Miles, Huberman, dan Saldana, penelitian ini mengintegrasikan Teori Strukturasi Anthony Giddens dan Teori New Public Sphere Manuel Castells untuk membedah interaksi antara kedua aktor, serta model Four C's Najam untuk mengklasifikasikan pola relasi yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola hubungan kedua aktor menunjukkan pola relasi confrontation dari perbedaan tujuan dan strategi yang konsisten terbentuk dalam masa periode melalui proses reproduksi pengendalian dan adaptasi dalam ruang publik digital. Pemerintah secara konsisten membangun struktur melalui regulasi, kewenangan administratif, dan pengawasan digital. Sebagai respons, media independen menyesuaikan strategi melalui pemanfaatan platform digital dan praktik mass self communication. Adaptasi tersebut kemudian mendorong pemerintah mengembangkan bentuk pengendalian baru sehingga menghasilkan proses relasi yang direproduksi secara terus-menerus.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By