Pengaruh Metode Eliminasi Gauss-Jordan pada Persoalan Listrik Dinamis terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Hasil Belajar Siswa
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Materi listrik dinamis, khususnya rangkaian dua loop yang menerapkan Hukum Kirchhoff, merupakan salah satu materi fisika yang memerlukan kemampuan pemecahan masalah matematis. Hal ini karena penyelesaiannya melibatkan pembentukan dan penyelesaian sistem persamaan linear. Dalam proses pembelajaran, masih banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami permasalahan, menyusun model matematika, menentukan strategi penyelesaian, dan melakukan perhitungan secara sistematis. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan metode penyelesaian yang lebih sistematis untuk membantu siswa menyelesaikan persoalan tersebut. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah metode eliminasi Gauss-Jordan, yaitu metode yang menyelesaikan sistem persamaan linear melalui operasi baris elementer secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode eliminasi Gauss-Jordan dalam penyelesaian persoalan listrik dinamis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain Posttestonly control group design. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri Pakusari pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII. Sampel ditentukan menggunakan teknik cluster random sampling. Hasilnya, kelas XII 1 ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas XII 3 sebagai kelas kontrol. Masing-masing kelas terdiri atas 35 siswa. Kedua kelas memperoleh pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Perbedaannya, kelas eksperimen menggunakan metode eliminasi Gauss-Jordan, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode substitusi-eliminasi. Data penelitian dikumpulkan menggunakan tes esai untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis dan hasil belajar. Data kemampuan pemecahan masalah matematis dan hasil belajar dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney U karena tidak seluruh data memenuhi asumsi normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas eksperimen sebesar 67,51, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 45,14. Hasil uji Mann–Whitney U memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar
Description
Finalisasi Maya_05 Agustus 2026
