Analisis Kelayakan Kapasitas Produksi dengan Metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP) dan Time Fence pada Divisi Rewinding PT Intidaya Dinamika Sejati
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan kapasitas produksi serta menyusun perencanaan produksi yang layak pada Divisi Rewinding PT Intidaya Dinamika Sejati dengan menerapkan metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP) dan Time Fence. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan perusahaan make to order dalam menghadapi variasi pesanan dan pesanan tambahan tanpa didukung informasi kapasitas yang terukur serta belum adanya prosedur formal dalam pengambilan keputusan penerimaan pesanan tambahan. Kondisi tersebut menyebabkan penumpukan pekerjaan dan keterlambatan penyelesaian, khususnya pada divisi rewinding. Penelitian ini menggunakan pendekatan action research dengan tahapan perhitungan kapasitas tersedia berdasarkan jumlah tenaga kerja dan jam kerja pada masing-masing tim, penyusunan Master Production Schedule (MPS), pengujian kelayakan MPS menggunakan RCCP, serta penetapan time fence sebagai dasar pengendalian penerimaan pesanan tambahan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kapasitas tersedia berbeda pada setiap tim kerja. Penyusunan MPS awal terhadap 58 unit motor work in process (WIP) untuk periode perencanaan 21 November hingga 20 Desember 2025 menunjukkan bahwa kapasitas dibutuhkan melebihi kapasitas tersedia, sehingga MPS dinyatakan belum layak. Setelah dilakukan perbaikan berdasarkan hasil RCCP, MPS dinyatakan layak dengan estimasi penyelesaian pekerjaan pada 6 Januari 2026. Penerapan time fence memberikan batasan yang jelas dalam penerimaan pesanan tambahan. Sebanyak 98 unit motor pesanan tambahan yang masuk pada periode perencanaan dianalisis dan dilakukan penyesuaian due date, sehingga MPS diperbarui dengan estimasi penyelesaian pada 20 Maret 2026. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan RCCP dan time fence secara berurutan mampu menghasilkan perencanaan produksi berbasis kapasitas serta menjadi dasar prosedur formal dalam pengambilan keputusan penerimaan pesanan tambahan secara lebih terstruktur.
Description
Finalisasi Maya_05 Agustus 2026
