Analisis Spatio-Temporal Transformasi Tata Guna Lahan Permukiman Perkotaan di Kawasan Stasiun Jember Tahun 2015-2025

Abstract

Perkembangan kawasan di sekitar pusat transportasi berpotensi mendorong transformasi penggunaan lahan, khususnya di kawasan permukiman. Stasiun Kereta Api Jember merupakan pusat transportasi utama di Kabupaten Jember yang memiliki tingkat aksesibilitas yang tinggi sehingga memengaruhi dinamika pembangunan di sekitarnya. Studi ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik penggunaan lahan permukiman, mengidentifikasi transformasi penggunaan lahan, dan meneliti pola pembangunan permukiman di kawasan sekitar Stasiun Kereta Api Jember pada periode 2015–2025. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan menggunakan citra satelit Google Earth dari tahun 2015 dan 2025. Analisis dilakukan melalui interpretasi citra visual, Matriks Transisi Penggunaan Lahan, analisis spasial-temporal, Nearest Neighbor Analysis (NNA), dan Standard Deviational Ellipse (SDE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan permukiman dan aktivitas meningkat dari 2.291 km² menjadi 2.360 km², sedangkan luas sawah menurun dari 0.514 km² menjadi 0.439 km². Transformasi penggunaan lahan sebagian besar ditandai dengan konversi sawah menjadi kawasan permukiman dan aktivitas. Hasil NNA menunjukkan bahwa pola distribusi permukiman tetap berkelompok, sedangkan analisis SDE menunjukkan pergeseran pusat distribusi rata-rata dan perubahan orientasi pembangunan, mengikuti koridor transportasi dan jaringan jalan utama. Temuan ini menunjukkan bahwa pembangunan daerah tersebut telah terjadi secara terkonsentrasi dan sangat dipengaruhi oleh aksesibilitas, memberikan dasar yang berharga untuk perencanaan spasial dan pengelolaan penggunaan lahan di sekitar Stasiun Kereta Api Jember

Description

Validasi file repositori 4 Agustus 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By