Bioaktivitas Antibakteri Ekstrak Bunga Topi Turki (Malvaviscus arboreus) Terhadap Bakteri Penginfeksi Saluran Pencernaan Serta Pemanfaatannya Sebagai Poster Akademik
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Abstract
Bioaktivitas Antibakteri Ekstrak Bunga Topi Turki (Malvaviscus arboreus)
Terhadap Bakteri Penginfeksi Saluran Pencernaan Serta Pemanfaatannya
Sebagai Poster Akademik; Teguh Hosen Failuza; 220210103121; 2026; 73
halaman; Program Studi Pendidikan Biologi; Jurusan Pendidikan MIPA; Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan; Universitas Jember.
Tingginya angka kematian akibat Infeksi Saluran Pencernaan (ISP)
diperburuk oleh resistensi antibiotik mendorong eksplorasi sumber antibakteri baru
yang lebih aman berbasis bahan alam. Bunga Topi Turki (Malvaviscus arboreus)
tergolong kelompok edible flower yang mengandung senyawa bioaktif seperti
flavonoid dan fenolik. Laporan aktivitas antibakteri tanaman ini telah dilaporkan
terbatas pada bagian akar, batang, dan daun, sementara identifikasi senyawa aktif
pada bagian bunga melalui pendekatan in silico serta pengujian aktivitasnya
terhadap bakteri penyebab ISP Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan
khususnya Salmonella typhi belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan
mengidentifikasi senyawa antibakteri potensial bunga M. arboreus, menentukan
estimasi Kadar Hambat Minimum (KHM) ekstrak terhadap ketiga bakteri, serta
mengevaluasi kelayakan poster akademik sebagai media edukasi.
Penelitian eksperimental ini mengombinasikan pendekatan in silico dan in
vitro. Tahap in silico meliputi prediksi bioaktivitas, analisis bioavailabilitas dan
farmakokinetik berdasarkan Lipinski’s Rule of Five, preparasi ligan dan protein
reseptor, molecular docking terhadap enzim Dihidrofolate Reductase (DHFR) dari
S. aureus (PDB 2W9H), E. coli (PDB 6XG5), dan model homologi Salmonella
typhi (UniProt Q8Z9J9), visualisasi interaksi molekuler, serta validasi protokol
melalui redocking. Tahap in vitro meliputi ekstraksi sampel bunga melalui metode
maserasi menggunakan metanol 70%, pembuatan seri konsentrasi ekstrak (15-
30%), serta pengujian daya hambat dengan metode difusi sumuran. Sanprima Forte
digunakan sebagai kontrol positif dan aquades sebagai kontrol negatif. Data
dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk dan Levene dilanjutkan dengan uji
Kruskal-Wallis dan post-hoc Dunn-Bonferroni karena hasil asumsi tidak terpenuhi.
Validasi poster akademik melibatkan ahli materi dan ahli media.
Description
Finalisasi Repository/HASYIM Agustus 2026
