Keanekaragaman Tumbuhan Angiospermae di Kawasan Ijen Geopark serta Pemanfaatannya sebagai Book Chapter
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Kawasan Ijen Geopark merupakan salah satu kawasan yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi dengan kondisi lingkungan yang beragam. Perbedaan kondisi abiotik, seperti suhu, kelembapan udara, intensitas cahaya, kecepatan angin, pH tanah, dan ketinggian tempat memengaruhi keberadaan serta tingkat keanekaragaman tumbuhan Angiospermae. Informasi mengenai keanekaragaman tumbuhan di kawasan ini masih terbatas, terutama pada tumbuhan berhabitus herba, semak, dan perdu, sehingga diperlukan penelitian sebagai dasar pengelolaan kawasan, upaya konservasi, serta pengembangan sumber belajar berbasis potensi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies tumbuhan Angiospermae, menganalisis tingkat keanekaragaman tumbuhan Angiospermae di Kawasan Ijen Geopark, serta mengetahui kelayakan book chapter yang dikembangkan sebagai sumber belajar. Penelitian menggunakan metode deskriptif eksploratif. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode petak (plot) pada tiga stasiun penelitian yang memiliki karakteristik lingkungan berbeda. Faktor abiotik yang diukur meliputi suhu udara, kelembapan udara, intensitas cahaya, kecepatan angin, pH tanah, dan ketinggian tempat. Tingkat keanekaragaman dianalisis menggunakan indeks Shannon-Wiener, sedangkan book chapter divalidasi oleh para ahli untuk mengetahui tingkat kelayakannya sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kawasan Ijen Geopark ditemukan 40 spesies tumbuhan Angiospermae yang tergolong ke dalam 23 famili. Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener sebesar 3,32 menunjukkan bahwa kawasan tersebut memiliki tingkat keanekaragaman yang tinggi. Perbedaan tingkat keanekaragaman pada setiap stasiun dipengaruhi oleh interaksi berbagai faktor abiotik, terutama ketinggian tempat yang memengaruhi suhu, kelembapan udara, dan kecepatan angin. Kondisi lingkungan yang lebih stabil terbukti mampu mendukung pertumbuhan dan penyebaran spesies tumbuhan yang lebih beragam. Penelitian ini juga mengembangkan sebuah book chapter sebagai sumber belajar berbasis potensi lokal. Hasil validasi menunjukkan bahwa book chapter memperoleh skor kelayakan sebesar 82,95%, yang termasuk dalam kategori sangat layak, namun perlu sedikit perbaikan. Pengembangan book chapter diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan potensi lokal Ijen Geopark dalam pembelajaran, khususnya pada materi keanekaragaman hayati dan klasifikasi tumbuhan. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan informasi mengenai keanekaragaman tumbuhan Angiospermae di Kawasan Ijen Geopark beserta hubungan antara kondisi lingkungan dengan tingkat keanekaragaman tumbuhan. Hasil penelitian tidak hanya bermanfaat sebagai data ilmiah yang mendukung upaya konservasi dan pengelolaan keanekaragaman hayati, tetapi juga menghasilkan sumber belajar yang layak digunakan dalam proses pembelajaran biologi berbasis potensi lokal.
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 05 Agustus 2026_Kholif Basri
