Evaluasi Dampak Lingkungan Pada Produksi Karet Dengan Metode Life Cycle Assessment (LCA)

Abstract

Produksi karet merupakan salah satu kegiatan agroindustri yang berkontribusi terhadap perekonomian, namun juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan akibat penggunaan energi, bahan bakar, listrik, dan bahan kimia selama proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsumsi energi, emisi yang dihasilkan, serta potensi dampak lingkungan pada proses produksi karet crepe di Perumda Perkebunan Kahyangan Jember menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA). Penelitian menerapkan ruang lingkup gateto-gate yang mencakup tahapan pengiriman bahan baku hingga penyimpanan produk akhir. Analisis dilakukan berdasarkan empat tahapan LCA sesuai SNI ISO 14040:2016, yaitu goal and scope definition, Life Cycle Inventory (LCI), Life Cycle Impact Assessment (LCIA), dan interpretation. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara, sedangkan data sekunder berasal dari literatur dan faktor emisi. Pengolahan data dilakukan menggunakan Microsoft Excel dan perangkat lunak OpenLCA dengan metode CML 2001. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan energi terbesar berasal dari bahan bakar solar, listrik, dan tenaga manusia yang digunakan pada setiap tahapan produksi. Emisi yang dihasilkan meliputi karbon dioksida (CO₂), metana (CH₄), dinitrogen oksida (N₂O), sulfur dioksida (SO₂), dan nitrogen oksida (NOₓ). Analisis LCIA menunjukkan bahwa kategori dampak lingkungan yang paling dominan adalah Global Warming Potential (GWP) sebesar 947,4344 kg CO₂-eq, Acidification Potential (AP) sebesar 60,5090 kg SO₂-eq, dan Eutrophication Potential (EP) sebesar 8,77835 kg PO₄-eq. Tahapan yang memberikan kontribusi terbesar terhadap dampak lingkungan adalah penggunaan bahan bakar solar dan energi listrik selama proses produksi. Rekomendasi perbaikan meliputi penggantian mesin press hidrolik dengan daya lebih rendah 3 kW pada tahap pengepresan yang berpotensi mengurangi konsumsi listrik hingga 25%, serta penerapan preventive maintenance pada tahap pengiriman bahan baku yang diperkirakan menurunkan konsumsi solar sebesar 8,22% sehingga dapat mengurangi dampak lingkungan

Description

Finalisasi Repository/HASYIM Agustus 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By