Pengaruh Manajemen Peserta Didik Terhadap Pencegahan Perilaku Bullying Siswa SD Kelas Tinggi di SDN 04 Selok Awar-Awar
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Abstract
Pengaruh Pelaksanaan Tata Tertib Peserta Didik Melalui Metode
Reward And Punishment Terhadap Perilaku Bullying Siswa Kelas V di SDN
Selok Awar- Awar 01 Kabupaten Lumajang; Nur Wahida Anggita Hasanah;
220210204060; 2026; 53 halaman; Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar;
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan; Universitas Jember
Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih tingginya kasus bullying pada
siswa sekolah dasar khususnya pada kelas tinggi. Siswa kelas V yang berada pada
rentang usia 10-11 tahun memiliki kebutuhan lebih besar untuk diterima dalam
kelompok sebaya dan membangun identitas diri melalui interaksi dengan teman.
Namun, kematangan emosi yang belum optimal membuat mereka rentan
mengalami konflik sosial, termasuk bullying. Bentuk bullying yang ditemukan di
sekolah meliputi tindakan fisik, verbal, maupun sosial yang berdampak pada
kenyamanan, keamanan, dan perkembangan karakter peserta didik. Kondisi
tersebut menunjukkan bahwa penerapan tata tertib sekolah belum berjalan secara
optimal sehingga diperlukan strategi yang mampu meningkatkan kedisiplinan
sekaligus menekan perilaku bullying.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan tata tertib
peserta didik melalui metode reward and punishment terhadap perilaku bullying
siswa kelas V di SDN Selok Awar-Awar 01 Kabupaten Lumajang. Penelitian ini
didasarkan pada teori belajar sosial dan teori penguatan (reinforcement), yang
menjelaskan bahwa perilaku peserta didik dapat dibentuk melalui proses meniru
lingkungan serta pemberian konsekuensi positif maupun negatif terhadap setiap
perilaku yang ditunjukkan.
Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain
pretest-posttest non-equivalent control group. Penelitian melibatkan seluruh siswa
kelas V yang terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kedua kelompok
diberikan angket sebelum dan sesudah perlakuan, namun hanya kelas eksperimen
yang memperoleh penerapan tata tertib melalui metode reward and punishment.
Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta
angket yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis
menggunakan uji normalitas dan uji independent sample t-test.
Pelaksanaan penelitian dilakukan selama satu bulan. Pada kelas eksperimen
diterapkan sistem poin sebagai bentuk penguatan disiplin, yaitu peserta didik yang
melanggar tata tertib memperoleh poin yang berujung pemberian hukuman
edukatifapabila melebihi batas tertentu, sedangkan peserta didik yang mampu
mempertahankan perilaku positif memperoleh penghargaan pada akhir periode.
Selain pemberian materi mengenai bullying, proses pembelajaran juga disertai
pemantauan perilaku peserta didik selama kegiatan berlangsung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami
peningkatan skor setelah pembelajaran, tetapi peningkatan pada kelas eksperimen
lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Analisis statistik memperlihatkan bahwa
nilai t hitung (2,616) lebih besar daripada t tabel (1,6802) pada taraf signifikansi
5%, sehingga hipotesis penelitian diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa
penerapan tata tertib yang dipadukan dengan metode reward and punishment
memberikan pengaruh terhadap penurunan perilaku bullying pada siswa kelas V
SDN Selok Awar-Awar 01. Meskipun demikian, hasil analisis keefektifan relatif
menunjukkan tingkat efektivitas sebesar 14,35%, yang termasuk kategori sangat
rendah. Hal ini mengindikasikan bahwa metode tersebut memberikan pengaruh
positif, namun belum mampu menghasilkan perubahan yang besar sehingga masih
diperlukan dukungan dari faktor lain, seperti keterlibatan guru, orang tua, dan
budaya sekolah yang kondusif.
Secara keseluruhan, penelitian menyimpulkan bahwa penerapan tata tertib
melalui metode reward and punishment dapat menjadi salah satu alternatif dalam
upaya mengurangi perilaku bullying di sekolah dasar. Hasil penelitian sebaiknya
menjadi bahan pertimbangan bagi sekolah dalam memperkuat pembinaan karakter,
meningkatkan kedisiplinan peserta didik, serta menciptakan lingkungan belajar
yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah
Description
Finalisasi Repository/HASYIM Agustus 2026
