Sushi Solidarity sebagai Instrumen Diplomasi Publik Taiwan dalam Membangun Solidaritas dengan Jepang tahun 2025

Abstract

Penelitian ini membahas tentang fenomena Sushi Solidarity sebagai instrumen diplomasi publik Taiwan dalam membangun solidaritas dengan Jepang tahun 2025. Adapun yang menjadi pokok masalah dalam penelitian ini ialah pertanyaan bagaimana Sushi Solidarity dapat dimanfaatkan sebagai instrumen diplomasi publik Taiwan sehingga dapat menciptakan solidaritas dengan Jepang di tengah konflik kawasan Asia Timur. Tujuan dari penelitian ini guna menjelaskan lebih detail fenomena Sushi Solidarity dan perannya dalam membangun solidaritas kedua negara yaitu Jepang dan Taiwan. Metode penelitian yang dipakai yakni metode kualitatif deskriptif. Kemudian, konsep yang digunakan dalam penelitian ini dengan konsep diplomasi publik dan people to people diplomacy. Konsep tersebut untuk memberi penjelasan tentang peran keterlibatan masyarakat dalam proses diplomasi dan terbentuknya hubungan antar negara. Hasil penelitian ini menunjukkan fenomena Sushi Solidarity menjadi bukti nyata bentuk diplomasi publik yang menekankan pada partisipasi aktif masyarakat Taiwan. Kampanye konsumsi Sushi dari bahan baku produk perikanan Jepan sebagai respons atas tekanan ekonomi atau pembatasan impor produk Jepang oleh Cina. Adanya Sushi Solidarity menujukkan secara langsung simbol kedekatan dan bentuk solidaritas antara masyarakat Taiwan dan Jepang. Level interaksi yang dibangun bukan hanya melalui level pemerintah, namun juga melalui level antar masyarakat. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah instrumen diplomasi publik Taiwan efektif dan berhasil diciptakan dari fenomena Sushi Solidarity yang kemudian mampu menciptakan ikaran solidaritas dari kedua negara Taiwan dan Jepang melalui pendekatan people to people diplomacy.

Description

Finalisasi Repository/HASYIM Agustus 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By