Pengaruh Dosis Pupuk Nitrogen dan Konsentrasi Hormon Auksin terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Cabai Jamu (Piper retrofactum Vahl.)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Cabai jamu (Piper retrofactum Vahl.) merupakan tanaman biofarmaka bernilai ekonomi tinggi, namun keberhasilan pembibitan melalui stek masih rendah akibat terbatasnya pembentukan akar dan ketersediaan unsur hara. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh interaksi dosis pupuk nitrogen dan konsentrasi hormon auksin, serta pengaruh masing-masing perlakuan terhadap pertumbuhan bibit cabai jamu. Penelitian dilaksanakan pada Januari–April 2026 di Desa Arjasa, Kabupaten Jember menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk nitrogen (0; 0,5; 1; dan 1,5 g/polybag), sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi hormon auksin (0; 125; 250; dan 375 mg/L). Kedua faktor dikombinasikan menjadi 16 perlakuan dengan tiga ulangan sehingga diperoleh 48 unit percobaan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan's Multiple Range Test (DMRT) taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pupuk nitrogen dan hormon auksin berpengaruh nyata terhadap jumlah akar, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan lainnya. Pupuk nitrogen berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, berat kering akar, dan berat kering tajuk. Dosis 0,5 g/polybag memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman, berat kering akar, dan berat kering tajuk, sedangkan dosis 1 g/polybag menghasilkan diameter batang terbaik. Hormon auksin berpengaruh nyata terhadap panjang akar, dengan konsentrasi 125 mg/L menghasilkan panjang akar tertinggi. Secara keseluruhan, pemberian pupuk nitrogen dan hormon auksin meningkatkan pertumbuhan bibit cabai jamu terutama pada pembentukan akar.
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 04 Agustus 2026_Kholif Basri
