Pengembangan E-LKPD Berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkakan Keterampilan Proses Sains Siswa SMP

Abstract

Pengembangan alat pembelajaran IPA yang berlandaskan Project Based Learning menggunakan E-LKPD muncul karena kurangnya keterampilan proses sains di kalangan siswa SMP selama pembelajaran IPA. Sistem pembelajaran yang masih terfokus pada buku dan minimnya pemanfaatan media interaktif membuat siswa kurang terlibat dalam aktivitas ilmiah. Oleh sebab itu, penting untuk merancang perangkat pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa melalui pendekatan yang aktif, interaktif, dan berorientasi konteks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kevalidan, kepraktisan, dan efektivitas perangkat pembelajaran IPA yang dirancang dengan pendekatan Project Based Learning menggunakan E-LKPD guna meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 4 Tanggul dengan objek siswa kelas VIII yang mempelajari materi tentang sistem pernapasan manusia. Pendekatan pengembangan yang diaplikasikan adalah model ADDIE, yang mencakup langkah analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pada langkah analisis, dilakukan wawancara serta distribusi kuesioner kebutuhan kepada guru IPA untuk mendalami situasi pembelajaran dan kebutuhan siswa. Langkah desain dilakukan dengan merancang alat pembelajaran yang mencakup modul ajar, E-LKPD berbasis PjBL, serta instrumen untuk evaluasi. Pada langkah pengembangan, E-LKPD dikembangkan menggunakan aplikasi Canva dan platform Liveworksheet agar bisa diakses secara online. Selanjutnya, produk ini divalidasi oleh dua guru IPA dan satu dosen yang ahli di bidangnya. Langkah implementasi diadakan melalui percobaan pembelajaran menggunakan ELKPD di kelas VIII SMP Negeri 4 Tanggul. Langkah evaluasi dilakukan untuk menilai tingkat efektivitas perangkat pembelajaran berdasarkan hasil dari pretes, postes, serta tanggapan siswa. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa alat pengajaran IPA yang berdasarkan PjBL dengan E-LKPD mendapatkan tingkat validitas sebesar 89,02% yang termasuk dalam kategori sangat valid. Untuk aspek kelayakan isi, diperoleh nilai 92,05%, pada aspek kebahasaan 81,25%, aspek penyajian 84,85%, dan pada aspek kegrafisan 97,92%. Temuan ini menyiratkan bahwa alat yang telah dikembangkan dapat digunakan dalam proses pembelajaran IPA dengan baik. Tingkat kepraktisan dari alat pengajaran adalah sebesar 98,92% yang tergolong sangat praktis. Ini menegaskan bahwa E-LKPD mudah diterapkan dalam pembelajaran dan dapat berkontribusi terhadap pelaksanaan pembelajaran secara optimal. Seluruh siswa dapat menjalani semua aktivitas pembelajaran berbasis project dengan baik melalui E-LKPD yang telah disusun. Efektivitas alat pembelajaran dilihat dari peningkatan keterampilan proses sains siswa dengan menggunakan analisis N-Gain. Temuan penelitian menunjukkan nilai N-Gain mencapai 0,64 dengan kategori sedang. Indikator keterampilan proses sains yang mengalami peningkatan tertinggi adalah penerapan konsep yang meraih N-Gain sebesar 0,84 dengan kategori tinggi, sedangkan untuk indikator perencanaan percobaan memperoleh angka 0,51 yang termasuk kategori sedang. Selain itu, hasil survei respon siswa mencatat persentase 82,6% dengan kategori sangat positif, yang menunjukkan bahwa siswa memberikan respon yang positif terhadap penggunaan E-LKPD berbasis PjBL dalam pembelajaran IPA. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa perangkat pengajaran IPA yang berbasis Project Based Learning menggunakan E-LKPD terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa SMP pada materi sistem pernapasan manusia.

Description

Validasi file repositori 4 Agustus 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By