Profil Fitokimia, Nilai Sun Protection Factor dan Aktivitas Antioksidan dari Ekstrak serta Minyak Atsiri Cendana Wangi dan Cendana Papi
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Cendana wangi merupakan pohon asli indonesia yang tumbuh subur di Nusa
Tenggara Timur yang telah tersebar dibeberapa wilayah seperti bondowoso, gunung
kidul, bali, dan sulawesi. Cendana wangi dikenal sebagai pohon penghasil minyak
atsiri yang banyak digunakan di industri kosemteik dan kesehatan, namun terdapat
jenis pohon cendana yang mempunyai kemiripan morfologi dengan pohon cendana
wangi yaitu cendana papi. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertuuan
untuk mengkai lebih mendalam mengenai karakteristik ekstrak metanol dan minyak
atsiri cendana papi dan cendana wangi, serta menentukan berapa besar ativitas antioksidan dan kosentrasi efektfi SPF 15 dari minyak atsiri dan ekstrak metanol
kedua jenis cendana tersebut
Pengujian aktivitas antioksidan mengguanakn metode DPPH dan FRAP
berbasis spektrofotometri UV-Vis. Senyawa golongan fenolik dan flavanoid dapat
bertindak sebagai antioksidan dengan cara mendonorkan elektron/hidroden ke radikal DPPH dan Fe (TPTZ)3+ yang kemudian distabilkan melalui resonansi cincin
benzena. Pengujian anti-UV dilakukan melalui pemindaian panjang gelombang
290-320 nm dengan interval 5 nm, lalu dihitung menggunakan persamaan MansurKolega
Hasil pengujian antioksidan menggunakan dua metode DPPH (2,2-
diphenyl-1-picrylhydrazyl) dan FRAP (Feric Reduction Antioxidant Power)
menunjukan tren efektivitas yang konsisten. Ekstrak kasar cendana papi memiliki
nilai IC50, kapasitas antioksidan dan nilai EC15 yang lebih baik dari pada ketiga
sampel. Korelasi nilai IC50 dan nilai efektif kosentrasi SPF 15 pada keempat sampel
berkorelasi siginifikan positif. Artinya, semakin rendah nilai IC50 maka nilai kosentrasi efektif untuk mencapai SPF 15 juga semakin rendah. Korelasi kapasitas antioksidan (FRAP) dan SPF 15 berkorelasi negatif. Hubungan berbanding terbalik
ini menunjukan bahwa semakin tinggi kapasitas antioksidan, maka kosentrasi efektif untuk mencapai SPF 15 akan semakin rendah
Ekstrak kasar cendana papi memiliki aktivitas antioksidan serta kapasitas
kosentrasi efektif SPF15 hal tersebut menunjukan bahwa kandungan metabolit sekunder pada ekstrak kasar cendana papi kemungkinan kaya akan golongan flavanoid yang dapat meredam radikal bebas dan anti sinar UV.
Description
Validasi file repositori 4 Agustus 2026_Firli
