Hubungan Sosial Ekonomi dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil

Abstract

Kurang Energi Kronis (KEK) merupakan kondisi kekurangan asupan energi yang berlangsung dalam waktu lama sehingga dapat memengaruhi status gizi ibu hamil. KEK masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat karena dapat meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan, serta berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin. Kejadian KEK dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah faktor sosial ekonomi yang meliputi tingkat pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan keluarga. Namun, hasil penelitian mengenai hubungan faktor sosial ekonomi dengan kejadian KEK pada ibu hamil masih menunjukkan hasil yang beragam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sosial ekonomi dengan kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sumbersari Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Sumbersari Kabupaten Jember dengan populasi sebanyak 484 ibu hamil. Sampel penelitian berjumlah 50 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data karakteristik responden dan sosial ekonomi diperoleh menggunakan kuesioner, sedangkan status KEK ditentukan berdasarkan hasil pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat pada awalnya menggunakan uji Chi-Square, namun karena asumsi uji tidak terpenuhi, analisis dilanjutkan menggunakan uji Likelihood Ratio dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05).

Description

Finalisasi oleh agus 4 Agustus 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By