Analisis Keragaan dan Keragaman Populasi Dura Hasil Pemuliaan PT Bumitama Gunajaya Agro Berdasarkan Karakter Vegetatif dan Generatif
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS PERTANIAN
Abstract
Dura merupakan jenis kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) yang dijadikan sebagai tetua betina untuk menghasilkan hibrida tenera dengan produktivitas tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk karakterisasi sifat vegetatif dan generatif pada dua populasi dura di PT Bumitama Gunajaya Agro. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Bumitama Gunajaya Agro kebun koleksi Bumitama Seed Production (BSPR). Terdapat 71 tanaman kelapa sawit dari 2 aksesi yang akan menjadi sampel pengamatan, diantaranya adalah D1 sebanyak 41 tanaman dan D2 sebanyak 30 tanaman. Analisis data menggunakan analisis klaster menggunakan metode hierachial klastering dengan alogartima UPGMA (Unweighted Pair-Group Method with Arithmatic Averaging) dan jarak euclidean. Hasil penelitian menunjukkan terdapat keragaan dan keragaman karakter vegetatif dan generatif yang berbeda pada aksesi dura di PT Bumitama Gunajaya Agro. Populasi dura 26157 memiliki keragaan lebih tinggi pada karakter Jumlah pelepah (57,27), lebar petiole (5,61 cm), panjang pelepah (371,09 cm), jumlah anak daun (207,32), luas permukaan daun (45954,92 cm2), berat tandan (6,99 kg), dimensi buah dan berat buah, sementara populasi dura 157 menunjukkan keragaan lebih tinggi pada karakter kadar klorofil daun (73,53), sex ratio (0,99), jumlah spikelet (79,37), jumlah buah per spikelet (15,55), dan jumlah buah total (1068,84). Keragaman dari kedua populasi ditunjukkan dengan nilai PCV tertinggi yaitu pada karakter rerata berat buah luar dan rerata berat buah total. Analisis klaster hierarkis pada masing-masing aksesi menghasilkan 5 klaster dura 26157 dan 5 klaster dura 157. Terdapat beberapa individu yang dapat dijadikan sebagai dasar untuk seleksi dan pemuliaan tanaman kelapa sawit berdasarkan keragaan yang lebih tinggi daripada individu lainnya.
Description
Finalisasi Hasyim/Agustus 2026
