Karakteristik Fisik, Kimia, dan Sensori Es Krim Nabati Berbasis Santan Kelapa dengan Penambahan Puree Buah Nangka
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
Abstract
Karakteristik Fisik, Kimia, dan Sensori Es Krim Nabati Berbasis Santan
Kelapa dengan Penambahan Puree Buah Nangka; Moch. Aqsha Yuliandu
Putra;221710101118;2026;85 halaman; Program Studi Teknologi Hasil Pertanian,
Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember.
Es krim merupakan salah satu produk pangan beku yang banyak digemari
oleh berbagai kalangan. Pada umumnya es krim dibuat menggunakan susu sebagai
bahan baku utama, namun saat ini mulai dikembangkan es krim berbasis nabati,
salah satunya menggunakan santan kelapa. Santan kelapa memiliki cita rasa gurih
dan tekstur yang creamy, tetapi aroma khas santan yang cukup kuat dapat
memengaruhi tingkat penerimaan konsumen. Salah satu upaya untuk memperbaiki
karakteristik tersebut adalah dengan menambahkan puree buah nangka yang
memiliki warna kuning menarik serta aroma dan rasa manis khas. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan puree buah nangka terhadap
karakteristik fisik, kimia, dan sensori es krim berbasis santan kelapa, serta
menentukan konsentrasi puree buah nangka terbaik.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor
dengan enam taraf perlakuan, yaitu penambahan puree nangka 0% (P0), 5% (P1),
10% (P2), 15% (P3), 20% (P4), dan 25% (P5) yang masing-masing diulang
sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi overrun, tekstur, kecepatan
leleh, warna, kadar protein, kadar lemak, total padatan terlarut, serta uji sensori
hedonik terhadap warna, aroma, rasa, tekstur, dan kesukaan keseluruhan. Data
karakteristik fisik dianalisis menggunakan uji Analysis of Variance (ANOVA) yang
dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) apabila terdapat
perbedaan nyata. Data karakteristik kimia dianalisis secara deskriptif, sedangkan
data uji sensori dianalisis menggunakan uji Chi-square. Selanjutnya, penentuan
perlakuan terbaik dilakukan menggunakan metode efektivitas De Garmo.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan puree buah nangka
memberikan pengaruh nyata terhadap karakteristik fisik, kimia, dan sensori es krim
berbasis santan kelapa. Data menunjukkan semakin tinggi konsentrasi puree
nangka, nilai overrun cenderung menurun, sedangkan waktu leleh, kadar protein,
dan total padatan terlarut cenderung meningkat. Pada aspek sensori, penambahan
puree nangka mampu meningkatkan tingkat kesukaan panelis hingga konsentrasi
tertentu, terutama pada atribut warna, aroma, rasa, tekstur, dan kesukaan
keseluruhan, namun mengalami penurunan pada konsentrasi yang terlalu tinggi.
Berdasarkan perhitungan metode efektivitas De Garmo, perlakuan terbaik diperoleh
pada perlakuan P2 (penambahan puree nangka 10%) dengan nilai efektivitas
sebesar 0,8841 lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Nilai tersebut
menunjukkan bahwa perlakuan P2 mampu memberikan keseimbangan terbaik
antara karakteristik fisik, kimia, dan sensori sehingga direkomendasikan sebagai
formulasi optimum dalam pembuatan es krim berbasis santan kelapa dengan
penambahan puree buah nangka.
Description
Finalisasi Hasyim/Agustus 2026
