Penataan Kawasan Wisata Air Terjun Tujuh Bidadari Guna Peningkatan Daya Tarik Wisata 

Abstract

Kawasan Wisata Air Terjun Tujuh Bidadari di Kabupaten Jember memiliki potensi wisata alam yang tinggi melalui keberadaan air terjun, lanskap hutan pinus, dan suasana alam yang masih asri. Namun, kondisi beberapa sarana dan prasarana wisata belum mampu memenuhi kebutuhan dan kepuasan pengunjung sehingga diperlukan upaya penataan kawasan untuk meningkatkan daya tarik wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting kawasan berdasarkan komponen 6A pariwisata, mengidentifikasi prioritas pengembangan berdasarkan persepsi pengunjung, serta merumuskan strategi penataan kawasan wisata. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner terhadap 100 responden. Analisis yang digunakan meliputi Importance Performance Analysis (IPA), analisis tapak, SWOT, serta IFAS-EFAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa atribut, seperti fasilitas kesehatan, fasilitas peribadatan, gazebo, tempat makan, toilet, jaringan persampahan, area spot foto, wahana bermain, pondok konservasi, cottage, dan kolam renang berada pada Kuadran I IPA sehingga menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan. Hasil analisis IFAS-EFAS menempatkan kawasan pada Kuadran I (strategi agresif), sehingga strategi pengembangan diarahkan pada pemanfaatan kekuatan untuk memaksimalkan peluang melalui pengembangan paket wisata terpadu, optimalisasi lanskap kawasan, pengembangan wisata edukasi dan konservasi, peningkatan kualitas fasilitas pendukung, serta pengelolaan kawasan secara berkelanjutan. Strategi tersebut kemudian divisualisasikan dalam bentuk rancangan site plan dan pemodelan tiga dimensi sebagai arahan penataan Kawasan Wisata Air Terjun Tujuh Bidadari.

Description

Finalisasi oleh agus 3 Agustus 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By