Determinan Rasio Keuangan terhadap Pertumbuhan Laba pada Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2019-2025
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Volatilitas makroekonomi yang dipicu oleh pandemi COVID-19 telah memberikan tekanan yang signifikan terhadap kinerja operasional dan keuangan perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA), Non-Performing Financing (NPF), Return on Equity (ROE), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap pertumbuhan laba Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2019–2025. Penelitian menggunakan data sekunder yang diperoleh dari 7 Bank Umum Syariah yang dipilih melalui teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 49 unit observasi. Analisis data dilakukan dengan metode regresi data panel menggunakan perangkat lunak EViews 12. Hasil uji spesifikasi model melalui Uji Chow dan Uji Hausman menunjukkan bahwa Fixed Effect Model (FEM) merupakan model estimasi yang paling sesuai. Hasil pengujian hipotesis secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba. Sebaliknya, NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba. Sementara itu, ROE dan BOPO tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan laba Bank Umum Syariah selama periode penelitian. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba dengan nilai Adjusted R-Squared sebesar 51,81%. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan pertumbuhan laba pada Bank Umum Syariah sangat dipengaruhi oleh kemampuan bank dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset secara produktif serta efektivitas pengelolaan risiko pembiayaan bermasalah.
Description
Validasi file repositori 31 Juli 2026_Firli
