Hubungan Opposite Gender Nurse dengan Kenyamanan Emosional Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Citra Husada Jember

Abstract

Kenyamanan emosional (emotional comfort) merupakan salah satu aspek penting dalam pelayanan keperawatan yang berperan dalam mendukung proses pemulihan pasien rawat inap. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa banyak pasien masih mengalami ketidaknyamanan selama menjalani perawatan, termasuk ketidaknyamanan yang timbul akibat interaksi dengan perawat lawan jenis (opposite gender nurse). Kondisi ini dapat menimbulkan rasa malu, canggung, dan kurang nyaman, terutama pada situasi yang melibatkan kontak fisik atau pembahasan masalah yang bersifat pribadi. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa pasien cenderung lebih nyaman dirawat oleh perawat yang memiliki jenis kelamin yang sama. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara opposite gender nurse dengan kenyamanan emosional pasien rawat inap di Rumah Sakit Citra Husada Jember. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 105 pasien rawat inap di Rumah Sakit Citra Husada Jember. Responden merupakan pasien rawat inap yang menjalani perawatan minimal sehari rawat inap. Instrumen penelitian menggunakan attitude questionnaire yang terdiri dari 19 pertanyaan dengan 4 indikator dan Patient Evaluation of Emotional Care during Hospitalization (PEECH) yang terdiri dari 21 pertanyaan dengan 4 indikator. Kedua instrumen tersebut telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas oleh peneliti kepada pasien rawat inap di Rumah Sakit TK. III Baladhika Husada Jember. Pada kedua instrumen didapatkan nilai pearson correlation > 0,361 dan sig. (2-tailed) < 0,05, maka pertanyaan dinyatakan valid. Serta, pada instrumen attitude questionnaire didapatkan nilai Cronbanch’s Alpha = 0,892 dan PEECH didapatkan nilai Cronbanch’s Alpha = 0,947 sehingga kuesioner dinyatakan reliabel sebagai alat ukur.

Description

Finalisasi 1 Agustus 2026 Rudi H

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By