Implementasi Decision Fuzzy Logic Pada Sistem Kontrol Lumbung Jamur Janggel Berbasis Iot (Studi Kasus : Multi-Zona)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS ILMU KOMPUTER TEKNOLOGI INFORMASI
Abstract
Budidaya jamur janggel (Coprinus comatus) memiliki potensi ekonomi
yang sangat menjanjikan, namun keberhasilannya sangat bergantung pada
pemeliharaan parameter lingkungan, khususnya suhu ideal pada rentang 23 - 26°C
dan tingkat kelembapan 85 - 97%. Praktik pemantauan dan penyiraman secara
manual dirasa memakan waktu dan kurang efisien untuk diterapkan, terutama pada
skala budidaya yang besar. Walaupun pemanfaatan teknologi Internet of Things
(IoT) telah banyak digagas, sistem otomatisasi yang ada saat ini umumnya masih
mengandalkan kontrol ambang batas (threshold atau on-off). Sistem on-off ini
cenderung menghasilkan respons yang berfluktuasi secara ekstrem dan kurang
adaptif terhadap perubahan kondisi lingkungan secara perlahan, sehingga dapat
mengganggu pertumbuhan miselium maupun kualitas panen.
Guna mengatasi kelemahan tersebut, penelitian ini merancang dan
mengimplementasikan sistem kontrol otomatis berbasis IoT dengan
mengintegrasikan metode Decision Fuzzy Logic pada studi kasus Lumbung jamur
multi-zona. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Research and
Development (R&D) dengan perangkat utama berupa mikrokontroler ESP32,
sensor suhu dan kelembapan udara (DHT22), sensor kelembapan media, serta
aktuator pompa air yang dilengkapi mist nozzle. Sistem komunikasi nirkabel antar
mikrokontroler dibangun menggunakan protokol ESP-NOW dengan topologi Star,
di mana data dari setiap titik pengukuran (slave) dikirim secara efisien ke pusat
kendali (master). Sistem kemudian mengolah data menggunakan algoritma Fuzzy
Mamdani melalui empat tahapan utama, yakni fuzzifikasi, implikasi, komposisi
yang melibatkan 18 basis aturan turunan dari pengetahuan petani lokal, serta
defuzzifikasi centroid untuk menghasilkan keluaran berupa durasi penyiraman
yang proporsional.
Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa penerapan Decision Fuzzy
Logic terbukti jauh lebih efektif, adaptif, dan presisi dibandingkan metode kontrol
on-off konvensional. Ketika diuji secara langsung pada dua zona dengan
karakteristik yang berbeda yakni zona yang teduh dan zona yang sedikit terpapar
panas sistem mampu secara independen menstabilkan suhu dan kelembapan di
masing-masing area agar selalu berada dalam rentang optimal. Pendekatan logika
fuzzy sukses menghaluskan pengambilan keputusan aktuator sehingga fluktuasi
lingkungan drastis dapat dihindari, diiringi dengan tingkat akurasi yang baik dan
angka kesalahan (error) yang rendah. Secara keseluruhan, sistem kontrol IoT multizona berbasis logika fuzzy ini berhasil menjaga stabilitas lingkungan budidaya
secara otomatis dan efisien.
Description
Finalisasi Hasyim/Agustus 2026
