Pemodelan Survival Pasien Kanker Payudara dengan Pendekatan Competing Risk Menggunakan Model Fine - Gray

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker dengan angka kejadian dan angka kematian yang tinggi di Indonesia maupun dunia. Dalam analisis ketahanan hidup (survival analysis), kejadian yang diamati umumnya berupa kematian akibat kanker payudara. Selama masa pengamatan pasien juga dapat meninggal karena penyebab lain yang disebut sebagai competing risk. Apabila kejadian tersebut diperlakukan sebagai data tersensor sebagaimana pada metode survival konvensional, maka estimasi peluang kejadian dapat menjadi bias. Oleh karena itu, diperlukan metode yang mampu mempertimbangkan adanya kejadian bersaing, yaitu model Fine-Gray subdistribution hazard. Penelitian bertujuan menerapkan pendekatan competing risk menggunakan model Fine-Gray subdistribution hazard untuk menganalisis ketahanan hidup pasien kanker payudara serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap risiko kematian akibat kanker payudara. Data yang digunakan merupakan data sekunder rekam medis pasien kanker payudara di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo periode Januari 2020 hingga Desember 2025 sebanyak 184 pasien. Variabel yang digunakan meliputi usia, stadium kanker, hipertensi, diabetes mellitus, penyakit jantung, jenis terapi, status menopause, dan tipe histopatologi. Tahapan analisis meliputi analisis deskriptif, identifikasi competing risk, estimasi Cumulative Incidence Function, pengujian asumsi proportional subdistribution hazard, pemodelan menggunakan model Fine-Gray subdistribution hazard, serta pengujian parameter menggunakan uji likelihood ratio dan uji wald.

Description

Validasi dan Finalisasi Repositori File 31 Juli 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By