Solusi Berbasis Alam Untuk Pengendalian Banjir Perkotaan DI Perumahan Istana Tegal Besar, Kabupaten Jember
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Banjir perkotaan merupakan salah satu permasalahan yang semakin meningkat akibat perubahan penggunaan lahan, tingginya proporsi permukaan kedap air, serta keterbatasan kapasitas sistem drainase dalam mengalirkan limpasan permukaan. Kondisi tersebut terjadi di Perumahan Istana Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, yang mengalami kejadian banjir berulang pada saat hujan dengan intensitas tinggi. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan untuk mendukung pengelolaan limpasan permukaan secara berkelanjutan adalah Nature-Based Solutions (NbS). Penelitian ini bertujuan menyusun strategi penempatan Nature-Based Solutions berbasis analisis kesesuaian spasial dan pemodelan hidrologi untuk mendukung pengurangan limpasan permukaan di kawasan penelitian. Penelitian dilakukan melalui integrasi analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (GIS) dan pemodelan hidrologi menggunakan InVEST Urban Flood Risk Mitigation (UFRM). Analisis kesesuaian spasial menggunakan tujuh parameter, yaitu elevasi, kemiringan lereng, penggunaan lahan (Land Use/Land Cover), Hydrologic Soil Group (HSG), jenis tanah, geologi, dan kepadatan drainase. Seluruh parameter diklasifikasikan, diberikan skor, kemudian diintegrasikan menggunakan metode weighted overlay dengan pendekatan bobot seimbang (equal weight) untuk menghasilkan peta Indeks Kesesuaian (Suitability Index). Selanjutnya dilakukan pemodelan hidrologi untuk mensimulasikan kondisi limpasan permukaan eksisting. Hasil pemodelan divalidasi terhadap data genangan historis, kemudian diintegrasikan dengan hasil analisis kesesuaian spasial untuk menentukan lokasi prioritas penerapan NbS. Empat skenario NbS yang dievaluasi meliputi sumur resapan, bioretensi, permeable pavement, dan rain barrel. Efektivitas masing-masing skenario dianalisis berdasarkan kemampuannya dalam menurunkan volume limpasan permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi analisis kesesuaian spasial dan pemodelan hidrologi mampu mengidentifikasi lokasi-lokasi yang memiliki tingkat kesesuaian tinggi sekaligus tingkat tekanan hidrologi yang tinggi sebagai prioritas penerapan NbS. Setiap skenario NbS menunjukkan tingkat efektivitas yang berbeda sesuai dengan karakteristik biofisik wilayah, sehingga pemilihan jenis intervensi perlu disesuaikan dengan kondisi lokasi. Pendekatan yang dikembangkan dalam penelitian ini memberikan kerangka yang sistematis dalam menentukan strategi penerapan NbS berbasis data spasial dan hidrologi untuk mendukung pengelolaan limpasan permukaan di kawasan perkotaan.
Description
Finalisasi 31 Juli 2026 Rudi H
