Studi Aktivitas Antioksidan Ekstrak Buah Parijoto (Medinilla speciosa Blume) Secara Molekular Docking Dan Peredaman DPPH
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Radikal bebas yang berlebihan di dalam tubuh dapat menyebabkan stres oksidatif yang berperan dalam perkembangan berbagai penyakit degeneratif. Salah satu upaya untuk mengatasi kondisi tersebut adalah pemanfaatan antioksidan alami. Buah parijoto (Medinilla speciosa Blume), tanaman khas lereng Gunung Muria, diketahui mengandung flavonoid dan metabolit sekunder yang berpotensi sebagai sumber antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antioksidan ekstrak etanol buah parijoto secara in vitro menggunakan metode peredaman radikal 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH) serta mengkaji interaksi molekul senyawa aktifnya secara in silico melalui metode molecular docking terhadap protein Human Glutathione Transferase O1-1 C32S Mutant (PDB : 3VLN). Penelitian menggunakan empat ligan, yaitu kuersetin, stigmasterol, sitosterol, dan asam askorbat sebagai kontrol positif. Simulasi docking dilakukan menggunakan perangkat lunak Molegro Virtual Docker dengan parameter MolDock Score, Rerank Score, Root Mean Square Deviation (RMSD), dan jumlah ikatan hidrogen. Hasil validasi menunjukkan nilai RMSD rata-rata sebesar 1,244 Å sehingga metode dinyatakan valid. Hasil docking menunjukkan bahwa asam askorbat memiliki afinitas ikatan tertinggi sebagai native ligand, sedangkan kuersetin menunjukkan afinitas ikatan paling mendekati native ligand diikuti senyawa sitosterol dan stigmasterol. Uji in vitro menghasilkan nilai IC50 ekstrak etanol buah parijoto sebesar 54,18 µg/mL, sedikit lebih rendah dibandingkan asam askorbat sebesar 54,71 µg/mL, tanpa perbedaan yang bermakna secara statistik. Kedua sampel termasuk dalam kategori antioksidan kuat. Kesesuaian hasil in vitro dan in silico menunjukkan bahwa ekstrak etanol buah parijoto berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami untuk aplikasi di bidang kesehatan dan kosmetik.
Description
Finalisasi Juli 2026 hasyim
