Analisis Pengembangan Kualitas Produk Kopi Robusta Argopuro dengan Metode Quality Function Deployment (Qfd) (Studi Kasus Macro Coffee Roastery)
Abstract
Indonesia adalah negara produsen kopi setelah Brasil, Vietnam, dan Kolombia. Menurut data USDA Indonesia diakui sebagai produsen dan eksportir kopi terbesar kedua di wilayah ASEAN setelah Vietnam, dengan produksi mencapai 660.000 ton pada tahun 2017. Maraknya bisnis kedai kopi menimbulkan beberapa permasalahan bagi Macro Coffee Roastery yaitu persaingan dalam
memperoleh konsumen yang semakin ketat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui atribut produk kopi robusta Argopuro yang dibutuhkan untuk mengembangkan kualitas produk kopi robusta Argopuro dan memberikan usulan perbaikan produk pada kedai kopi Macro Coffee Roastery dengan menggunakan Metode QFD. Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam analisis Quality Function
Deployment (QFD) adalah seperti berikut yaitu menganalisis kebutuhan pelanggan (Voice of Customer), menentukan nilai Importance Rating, menginterpretasikan kebutuhan pelanggan kedalam kebutuhan teknis (Technical Requirement), membuat matriks House Of Quality (HOQ), menganalisis hubungan antara kebutuhan pelanggan ke dalam kebutuhan teknis, menentukan
target kebutuhan teknis arah perbaikan, menentukan nilai harapan absolut dan nilai harapan relatif kebutuhan teknis, menentukan hubungan-hubungan antar kebutuhan teknis. Hasil penelitian berupa usulan perbaikan untuk meningkatkan kualitas produk kopi di Macro Coffee Roastery berdasarkan bobot nilai respon Teknis yaitu, desain kemasan 18,94%, petunjuk Brewing 18,74%, bahan baku green bean 14,73%, Brewing 13,53%, roasting 12,35%, Penjualan online 11,46%, label kemasan 8,9%, dan grinder 1,26%.