Pengaruh Diameter Lubang Filler Terhadap Kinerja Cooling Tower Induced Draft Counterflow
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Cooling tower merupakan salah satu komponen penting dalam sistem
pendingin industri yang berfungsi menurunkan temperatur air melalui proses
perpindahan panas antara air dan udara. Penambahan bahan pengisi (filler) pada
cooling tower diketahui dapat meningkatkan efisiensi proses pendinginan dengan
memperbesar luas kontak antara fluida. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
pengaruh variasi diameter lubang filler berbahan komposit serat kulit jagung
terhadap kinerja cooling tower jenis induced draft counterflow. Parameter kinerja
yang dianalisis meliputi kapasitas pendinginan, efektivitas, kehilangan penguapan,
serta rasio air terhadap udara (L/G). Penelitian dilakukan secara eksperimental
dengan variasi diameter lubang filler sebesar 20 mm, 30 mm, dan 40 mm serta suhu
awal air masuk 40°C, 50°C, dan 60°C pada kecepatan udara tetap 5 m/s. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penggunaan filler dengan diameter lubang lebih
kecil menghasilkan peningkatan kinerja cooling tower. Efektivitas tertinggi sebesar
76,22% diperoleh pada suhu awal 60°C dengan diameter filler 20 mm. Sementara
itu, kapasitas pendinginan maksimum tercatat sebesar 16,90 kJ/s, dan kehilangan
penguapan tertinggi sebesar 0,0223 m³/jam°C pada kondisi yang sama. Temuan ini
menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah kulit jagung sebagai bahan komposit
filler dapat meningkatkan efisiensi cooling tower serta menjadi alternatif ramah
lingkungan dalam aplikasi teknik termal.
Description
Dosen Pembimbing Utama ; Ir. Digdo Listyadi Setyawan., MSc.
Dosen Pembimbing Anggota ; Dr. Ir. Robertoes Koekoeh Koentjoro Wibowo. S.T., M.Eng.
