Analisis Performa Produksi Dan Finansial Doc PT.dinamika Megatama Citra Dan pt.sreeya Sewu Fenomena Produksi 2019-2025

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Ayam broiler merupakan ternak penghasil daging unggas yang memiliki laju pertumbuhan cepat sehingga menjadi komoditas yang menjanjikan dalam usaha peternakan. Keberhasilan usaha dipengaruhi oleh kualitas bibit Day Old Chick (DOC). Pemilihan DOC yang tepat berperan penting dalam meningkatkan performa produksi, efisiensi usaha, dan keuntungan. Namun, sebagian peternak masih memilih DOC berdasarkan harga yang lebih murah tanpa mempertimbangkan kualitasnya, sehingga dapat menurunkan performa produksi dan meningkatkan mortalitas. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa produksi dan aspek finansial DOC yang berasal dari PT. DMC dan PT. Sreeya Sewu. Penelitian dilaksanakan pada September 2025–Juni 2026 di peternakan ayam broiler kemitraan konvensional dengan pola inti plasma di Desa Dau, Kabupaten Malang, sebanyak 8.000 ekor ayam digunakan sebagai objek penelitian yang dipilih secara purposive berdasarkan ketersediaan data pencatatan produksi pada Rekapitulasi Hasil Pemeliharaan Peternak (RHPP) tahun 2019–2025. Data yang dianalisis meliputi bobot rata-rata dan umur panen, Feed Conversion Ratio (FCR), mortalitas, indeks performa, laba atau rugi, serta Return on Investment (ROI). Penelitian menggunakan metode komparatif dengan analisis uji nonparametrik Mann-Whitney U. Kedua jenis DOC dipelihara dengan manajemen pemeliharaan yang sama sehingga perbedaan hasil mencerminkan perbedaan kualitas DOC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DOC PT. Sreeya Sewu menghasilkan bobot panen rata-rata 2,23 kg, FCR 1,63, umur panen 38 hari, mortalitas 6,24% dan indeks performa 338,66, sedangkan DOC PT. DMC menghasilkan bobot panen 2,21 kg, FCR 1,67, umur panen 39 hari, mortalitas 5,63% dan indeks performa 323,42. Dari aspek finansial, DOC PT. Sreeya Sewu memberikan laba rata-rata Rp10.584.765,76 dengan ROI 3,98%, sedangkan DOC PT. DMC mengalami kerugian sebesar Rp380.371,89 dengan ROI -0,15%.

Description

Finalisasi 30 Juli 2026 Rudi H

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By