Analisis Kemitraan Pemerintah Swasta dalam Revitalisasi Sentra Wisata Kuliner GOR A. Yani Kota Probolinggo

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Revitalisasi Sentra Wisata Kuliner GOR A. Yani Kota Probolinggo merupakan program unggulan Probolinggo Bersolek yang dilaksanakan melalui skema kemitraan pemerintah-swasta berbasis Corporate Social Responsibility (CSR) dengan PT Bromo Tirta Lestari (Alamo) sebagai mitra swasta utama berkontribusi Rp1,4 miliar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemitraan pemerintahswasta yang terjalin serta kinerja revitalisasi Sentra Wisata Kuliner GOR A. Yani ditinjau dari dimensi fisik dan infrastruktur serta dimensi ekonomi pedagang dan pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci (DKUP), informan utama (PT Alamo), dan informan pendukung (Dispopar, pedagang, dan masyarakat/pengunjung), serta observasi lapangan dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kemitraan yang terbentuk adalah Mutualistic Partnership (Sulistiyani, 2017) yang diikat dalam Berita Acara Serah Terima (BAST) berlaku lima tahun, di mana pemerintah memperoleh efisiensi pembiayaan tanpa membebani APBD sementara PT Alamo memenuhi kewajiban CSR sekaligus memperoleh kesempatan promosi produk. Analisis terhadap enam prinsip kemitraan menurut Sigit dalam Sapitri et al. (2023) menunjukkan seluruh prinsip terpenuhi, yaitu kesamaan visi-misi, kepercayaan, saling menguntungkan, efisiensi dan efektivitas, komunikasi dialogis, serta komitmen yang kuat. Kinerja revitalisasi pada dimensi fisik menunjukkan peningkatan signifikan dari 8-10 stan kumuh menjadi 160 lapak permanen dengan fasilitas memadai. Dimensi ekonomi pedagang menunjukkan peningkatan jumlah pedagang legal dan pengunjung meskipun pendapatan pedagang masih dalam fase adaptasi. Dimensi ekonomi pemerintah daerah memberikan hasil positif berupa penghematan APBD Rp1,4 miliar, potensi PAD Rp172,8 juta per tahun, serta optimalisasi aset GOR A. Yani menjadi kawasan multifungsi yang produktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemitraan pemerintah-swasta berbasis CSR terbukti efektif sebagai alternatif pembiayaan revitalisasi kawasan publik dan dapat direplikasi pada program serupa di daerah lain.

Description

Validasi file repositori 30 Juli 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By