Gambaran Kualitas Fisik dan Mikrobiologi Udara Dalam Ruang Operasi Rumah Sakit X Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract

Survey yang dilakukan pada tahun 2019 oleh Departemen Kesehatan RI pada 10 Rumah Sakit Umum Pendidikan menunjukkan hasil 6 – 16% terjadinya infeksi nosokomial dengan jumlah kasus rata – rata 9,8%, angka tersebut menunjukkan bahwa prevalensi infeksi nosokomial di Indonesia cukup tinggi (Handriani et al., 2024). Rumah Sakit X Kabupaten Jember merupakan Rumah Sakit Khusus yang menyelenggarakan layanan medis, termasuk tindakan pembedahan yang berkaitan dengan penyakit paru dan organ di dalam rongga dada sehingga memiliki ruang operasi non infeksius dan ruang operasi infeksius. Data pemeriksaan kualitas udara di ruang operasi pada tahun 2025 tidak tersedia. Hasil observasi pada bulan Januari 2026 menunjukkan bahwa suhu pada ruang operasi 1 non infeksius 22,7℃ dengan kelembaban 78,7% yang menunjukkan kelembaban pada ruang operasi sangat tinggi meskipun suhu sudah memenuhi standar baku mutu. Hasil observasi menunjukkan adanya kebocoran pada AC yang mengakibatkan munculnya tetesan air dan bercak pada langit-langit Ruang Operasi 1 Infeksius. Tujuan penelitian ini yaitu menggambarkan terkait kualitas udara fisik dan mikrobiologi udara dengan mengidentifikasi keberadaan bakteri Staphylococcus aureus di ruang operasi sebagai zona risiko sangat tinggi di Rumah Sakit X Kabupaten Jember. Penelitian ini adalah penelitian jenis deskriptif dengan objek penelitian ruang operasi Rumah Sakit X Kabupaten Jember sebagai area yang memiliki risiko sangat tinggi terhadap paparan mikroorganisme di udara. Penelitian dilakukan pada bulan Januari hingga Juli 2026 di ruang operasi 1 infeksius lantai 1 dan ruang operasi 1 non infeksius lantai 4 Rumah Sakit X Kabupaten Jember. Titik pengambilan sampel adalah satu titik di tengah ruangan dengan pengambilan satu kali dalam satu waktu dalam kondisi ruangan kosong. Pengumpulan data penelitian dengan cara pengukuran kualitas fisik udara, uji laboratorium untuk pemeriksaan kualitas mikrobiologi udara meliputi jumlah angka kuman secara umum dan identifikasi keberadaan bakteri Staphylococcus aureus, wawancara sistem HVAC, dan observasi kondisi sarana dan bangunan. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi kondisi sarana dan bangunan, wawancara terkait sistem HVAC, dan penilaian kualitas udara. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis univariat kemudian hasil dari kumpulan data dimasukkan ke dalam tabel dan dibandingkan dengan Permenkes RI No. 2 Tahun 2023.

Description

Validasi dan Finalisasi Repositori File 30 Juli 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By