Implikasi Coping Strategies Mahasiswa dalam Menghadapi Tekanan Sosial Akibat Konten Flexing di TikTok Terhadap Keberfungsian Sosial

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Fenomena flexing di TikTok, yaitu perilaku memamerkan kekayaan, pencapaian, atau gaya hidup mewah untuk memperoleh pengakuan sosial, berkembang pesat di kalangan mahasiswa. Paparan konten flexing secara berulang melalui algoritma For You Page (FYP) mendorong perbandingan sosial yang intens dan berpotensi menimbulkan tekanan sosial yang memengaruhi kesejahteraan psikologis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan coping strategies mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember dalam menghadapi tekanan sosial akibat konten flexing di TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap empat informan pokok dan empat informan tambahan berupa teman dekat informan pokok, yang merupakan mahasiswa aktif pengguna TikTok minimal selama satu tahun terakhir. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman (1994, dalam Sugiyono, 2022) dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa mengalami tiga bentuk tekanan sosial, yaitu comparison pressure, peer pressure, dan conformity pressure. Dalam meresponsnya, mahasiswa mengembangkan coping strategies adaptif berdasarkan Teori Lazarus dan Folkman (1984), meliputi problem-focused coping berupa pengelolaan aktif algoritma TikTok, serta emotion-focused coping melalui penerimaan diri, pengalihan aktivitas, pencarian dukungan sosial, dan cognitive reframing. Latar belakang akademik kesejahteraan sosial terbukti memperkuat kualitas coping mahasiswa.

Description

:: Finalisasi file repositori 29 Juli 2026_Kurnadi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By