Peningkatan Produktivitas Kopi di KPS Desa Seputih Berbasis Agroforestri Menggunakan Sustainable Livelihood Approach (SLA)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknologi Pertanian

Abstract

Perkebunan kopi di Desa Seputih, Kabupaten Jember, merupakan kawasan agroforestri berbasis perhutanan sosial dengan luas area 1.490 ha. Namun, produktivitas kopi di wilayah tersebut masih tergolong rendah yaitu berkisar antara 0,50–1,11 ton/ha, sehingga diperlukan pengelolaan yang tepat untuk mendukung keberlanjutan penghidupan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status keberlanjutan agroforestri kopi berdasarkan pendekatan Sustainable Livelihood Approach (SLA) dan mengidentifikasi faktor pengungkit (leverage) sekaligus memberikan rekomendasi. Analisis keberlanjutan dilakukan menggunakan teknik Multidimensional Scaling (MDS) berbasis pendekatan Rapfish yang dimodifikasi untuk lima modal SLA, dilanjutkan dengan analisis leverage untuk mendeteksi atribut sensitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial tergolong cukup berkelanjutan (64,85), modal manusia cukup berkelanjutan (52,60), modal alam kurang berkelanjutan (49,33), modal infrastruktur kurang berkelanjutan (42,91), dan modal finansial kurang berkelanjutan (42,24). Secara multidimensi, sistem agroforestri kopi berada pada kategori cukup berkelanjutan dengan nilai indeks 50,39. Pada 34 indikator yang di analisis, teridentifikasi 14 indikator sebagai faktor leverage. Berdasarkan temuan tersebut, rekomendasi intervensi diprioritaskan pada perbaikan atribut pengungkit modal finansial, infrastruktur, dan alam guna mendukung keberlanjutan sistem agroforestri kopi di Desa Seputih

Description

Validasi dan Finalisasi Repositori File 29 Juli 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By