Gambaran Dukungan Keluarga pada Pasien Anak dengan Penyakit Kronis di Rumah Sakit Daerah dr. Soebando Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Penyakit kronis pada anak merupakan kondisi kesehatan yang berlangsung
dalam jangka waktu lama dan membutuhkan pengobatan berkelanjutan, seperti
epilepsi, leukemia, thalasemia, sindrom nefrotik, penyakit jantung bawaan,
hemofilia, dan penyakit kronis lainnya. Kondisi tersebut tidak hanya memengaruhi
kesehatan fisik anak, tetapi juga berdampak pada aspek psikologis, sosial, dan
kualitas hidup anak maupun keluarganya. Dalam situasi tersebut, dukungan
keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam membantu anak menjalani
pengobatan, beradaptasi dengan penyakit, serta mempertahankan kondisi kesehatan
yang optimal. Menurut teori Friedman, dukungan keluarga terdiri atas empat
dimensi utama, yaitu dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan
instrumental, dan dukungan informasi. Keempat bentuk dukungan tersebut
berfungsi membantu individu mengatasi masalah kesehatan, meningkatkan
kemampuan adaptasi, serta mempertahankan kesejahteraan fisik dan psikologis.
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dukungan keluarga pada
pasien anak dengan penyakit kronis di RSD dr. Soebandi Jember. Penelitian
menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 82
orang tua atau keluarga pengasuh anak dengan penyakit kronis. Instrumen yang
digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga berdasarkan teori Friedman yang
terdiri atas empat dimensi, yaitu dukungan emosional, dukungan instrumental,
dukungan informasi, dan dukungan penghargaan dengan total 20 pernyataan
menggunakan skala Likert 1–4.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga pada pasien anak
dengan penyakit kronis di RSD dr. Soebandi Jember sebagian besar berada pada
kategori baik, yaitu sebanyak 78 responden (95,1%), sedangkan 4 responden (4,9%)
berada pada kategori cukup, dan tidak terdapat responden dengan kategori kurang.
Karakteristik responden menunjukkan bahwa mayoritas pasien merupakan anak
usia 0–5 tahun (42,7%), berjenis kelamin laki-laki (57,3%), dengan diagnosis
terbanyak epilepsi (23,2%), serta sebagian besar telah menjalani pengobatan lebih
dari dua tahun (45,1%) dengan frekuensi kontrol satu kali setiap bulan (90,2%).
Mayoritas pendamping anak adalah ibu yang berada pada usia dewasa, memiliki
pendidikan menengah hingga tinggi, dan sebagian besar berstatus ibu rumah tangga
sehingga memiliki kesempatan lebih besar untuk mendampingi anak selama
menjalani pengobatan. Pada setiap dimensi dukungan keluarga, yaitu dukungan
emosional, instrumental, informasi, dan penghargaan, sebagian besar responden
memberikan jawaban pada kategori sering hingga selalu. Kondisi ini menunjukkan
bahwa keluarga telah mampu memberikan kasih sayang, perhatian, bantuan dalam
memenuhi kebutuhan pengobatan, informasi mengenai penyakit, serta motivasi dan
penghargaan kepada anak. Pembahasan penelitian menunjukkan bahwa
karakteristik anak, karakteristik orang tua, lamanya pengobatan, serta keterlibatan
keluarga selama proses perawatan turut mendukung tingginya dukungan keluarga.
Temuan ini sejalan dengan teori Friedman yang menyatakan bahwa keluarga
berfungsi sebagai sistem pendukung utama yang membantu anak beradaptasi
terhadap penyakit kronis, meningkatkan kepatuhan pengobatan, mengurangi stres
psikologis, dan mendukung kualitas hidup anak melalui pendekatan familycentered care.
Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga pada pasien
anak dengan penyakit kronis di RSD dr. Soebandi Jember secara umum berada pada
kategori baik. Dukungan yang optimal dari keluarga berkontribusi terhadap
peningkatan kepatuhan pengobatan, kemampuan adaptasi anak, serta kualitas hidup
yang lebih baik selama menjalani perawatan penyakit kronis. Oleh karena itu,
tenaga kesehatan diharapkan terus melibatkan keluarga melalui pendekatan familycentered care agar dukungan yang diberikan dapat dipertahankan dan semakin
dioptimalkan untuk meningkatkan keberhasilan terapi serta kesejahteraan anak.
Description
Validasi file repositori 28 Juli 2026_Firli
