Pengaruh Ekstrak Daun Mangga Kuini (Mangifera odorata Griff.) Terhadap Histologi Pankreas Mencit (Mus musculus) Hiperglikemik Serta Pemanfaatannya Sebagai Book Chapter
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan fungsi dan kerusakan sel beta pankreas. Daun mangga kuini (Mangifera odorata Griff.) kaya akan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan dan berpotensi memperbaiki struktur serta gambaran histologis pankreas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh dan menentukan dosis efektif ekstrak daun mangga kuini terhadap histologi pankreas mencit (Mus musculus) yang mengalami hiperglikemia, sekaligus menilai kelayakannya sebagai bab buku edukasi. Penelitian eksperimental laboratorium melibatkan 36 mencit jantan galur Balb/c. Ekstraksi dilakukan dengan metode soxhletasi menggunakan etanol 70%. Hiperglikemia diinduksi dengan aloksan 150 mg/kg BB secara intraperitoneal. Kelompok perlakuan meliputi Kontrol Normal (K[N]), Kontrol Negatif (K[-]), Kontrol Positif (K[+]) yang diberi glibenklamid 0,65 mg/kg BB, serta tiga kelompok perlakuan ekstrak pada dosis 100 mg/kg BB (P1), 200 mg/kg BB (P2), dan 300 mg/kg BB (P3). Preparat histologi diwarnai Hematoksilin Eosin (HE) dan dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan skoring 0–3 untuk menilai kehilangan dan regenerasi pulau Langerhans, degenerasi sel beta, serta keberadaan sel radang. Analisis statistik dilakukan dengan uji Kruskal–Wallis. Berdasarkan
skor histologis dan hasil visual, dosis 100 mg/kg BB (P1) menunjukkan kecenderungan perbaikan gambaran pankreas dengan mempertahankan struktur pulau Langerhans (skor 0) dan memicu proliferasi sel awal. Namun, uji Kruskal Wallis tidak menemukan perbedaan bermakna antarkelompok pada semua parameter histologis (p > 0,05), kemungkinan disebabkan oleh ketidakstabilan kimia aloksan yang memicu pemulihan spontan pada beberapa hewan. Secara kualitatif, dosis 100 mg/kg BB tampak efektif dalam mempertahankan dan memperbaiki struktur pankreas, meskipun hasil ini belum didukung oleh signifikansi statistik karena keterbatasan model induksi; temuan dirangkum untuk penilaian kelayakan sebagai Book Chapter.
Description
Finalisasi 27 Juli 2026 Rudi H
