Proses Penerimaan Orang tua Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus Autism Spectrum Disorder Pasca Melakukan Terapi di Griya Harmoni Jiwa Kota Pasuruan (Studi Fenomenologi di Griya Harmoni Jiwa Kota Pasuruan)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Memiliki anak berkebutuhan khusus dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) menimbulkan tantangan emosional, sosial, dan finansial yang berat bagi orang tua. Pada fase awal pasca diagnosis, orang tua umumnya mengalami guncangan psikologis hebat seperti penolakan (denial), kemarahan, hingga rasa bersalah. Hambatan ini diperparah oleh tingginya biaya terapi anak berkebutuhan khusus. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan proses penerimaan orang tua yang memiliki anak ASD pasca melakukan terapi di Griya Harmoni Jiwa Kota Pasuruan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap tiga orang tua selaku informan pokok serta tenaga psikolog/terapis selaku informan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses adaptasi dan penerimaan (acceptance) orang tua merupakan proses dinamis yang dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Kebijakan subsidi biaya oleh klinik sangat membantu menjaga komitmen orang tua dari segi ekonomi. Namun, pemicu utama yang drastis mengubah psikologis orang tua menuju keikhlasan dan penerimaan penuh adalah adanya perkembangan perilaku positif serta kemandirian anak setelah rutin menjalani terapi. Dampak positif ini juga memicu pola asuh yang lebih hangat di rumah dan meningkatkan kesejahteraan psikologis keluarga.

Description

Validasi file repositori 27 Juli 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By