Hubungan Antara Rasa dan Penampilan Makanan dengan Sisa Makanan pada Pasien Rawat Inap di RSUD Ngimbang Lamongan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
Abstract
Sisa makanan adalah makanan yang dipersiapkan dan didistribusikan untuk
dikonsumsi oleh pasien tetapi tidak habis. Sisa makanan dapat memberikan
gambaran salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan makanan dimana
apabila sisa makanan ≤ 20%. Selain itu, sisa makanan dapat mempengaruhi
asupan zat gizi pasien yang tidak adekuat serta dapat menunjukkan banyaknya
biaya makan yang terbuang. Faktor yang dapat menyebabkan sisa makanan di
rumah sakit diantaranya yaitu, usia, jenis kelamin, kebiasaan makan, makanan
dari luar, distribusi jadwal makan, rasa makanan, dan penampilan makanan. Rasa
makanan menjadi salah satu sifat makanan yang sulit dinilai karena bersifat
subjektif, sehingga dapat berpengaruh terhadap sisa makanan. Selain itu,
penampilan makanan menjadi faktor pertama yang dilihat oleh pasien ketika
makanan disajikan. Sisa makanan di RSUD Ngimbang Lamongan menunjukkan
sisa makanan di tahun 2024 pada 3 bulan terakhir lebih dari 20% yaitu 23,04% di
bulan Mei, 24,34% di bulan Juni, dan 24,46% di bulan Juli. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis faktor terjadinya sisa makanan khususnya mengenai
hubungan antara rasa dan penampilan makanan dengan sisa makanan pada pasien
rawat inap RSUD Ngimbang Lamongan.
Description
Repo 27 Juli 2026_ Rudy k/Finalisasi Juli 2026 hasyim
