Dinamika Agensi dalam Pengembangan Program Dakwah dan Sosial Masjid Al-Furqon, Kebalenan, Banyuwangi (Periode Tahun 2023-2027)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Masjid Al-Furqon, Kebalenan, Banyuwangi merupakan salah satu masjid yang tidak hanya menjalankan fungsi ibadah, tetapi juga aktif mengembangkan berbagai program dakwah dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Kehadiran berbagai program tersebut menunjukkan bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai ruang sosial yang dinamis. Pengembangan program dakwah dan sosial tersebut tidak terlepas dari peran aktor-aktor masjid yang memiliki kemampuan, strategi, serta inisiatif dalam menggerakkan kegiatan. Oleh karena itu, kajian mengenai dinamika agensi dalam pengembangan program dakwah dan sosial Masjid AlFurqon menjadi penting untuk diteliti. Dari penjabaran tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana Dinamika Agensi dalam Pengembangan Program Dakwah dan Sosial Masjid Al-Furqon Kebalenan Banyuwangi?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis, dan mendeskripsikan dinamika agensi para aktor dalam pengembangan program dakwah dan sosial masjid. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penentuan informan dilakukan secara purposive sampling dengan melibatkan pengurus masjid, remaja masjid, serta jamaah yang aktif dalam kegiatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu, sedangkan analisis data dilakukan melalui proses pengorganisasian data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika agensi dalam pengembangan program dakwah dan sosial Masjid Al-Furqon ditandai oleh kemampuan aktor masjid dalam membaca kebutuhan masyarakat, membangun kerja sama, serta menciptakan inovasi program. Pengurus masjid berperan sebagai agen yang aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan melalui mekanisme musyawarah, pembagian tugas, dan kerja sama kolektif. Program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga mencakup kegiatan sosial yang memperkuat hubungan antara masjid dan masyarakat. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu, sumber daya, serta perbedaan pandangan antar aktor, melalui komunikasi dan koordinasi yang baik program masjid tetap dapat berjalan secara berkelanjutan. Berdasarkan temuan di lapangan dapat disimpulkan bahwa agensi aktor masjid memiliki peran penting dalam keberhasilan pengembangan program dakwah dan sosial serta memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Description

Validasi dan Finalisasi Repositori File 27 Juli 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By