Reproduksi Pesan Ekologi dalam Warisan Sunan Sendang Duwur Lamongan

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Penelitian yang mengulas fenomena di Desa Sendangduwur ini berfokus pada bidang sosiologi budaya dengan unsur lingkungan dan agama yaitu, pelestarian pesan-pesan ekologi yang terkandung di dalam peninggalan sebagai warisan dari leluhur masyarakat desanya. Warisan budaya Sunan Sendang sebagai sosok penyebar agama Islam di wilayah Bukit Amintuno dengan metode sosiokultural membentuk identitas masyarakat wilayah ini. Hal ini menjadi landasan utama dalam upaya pelestarian budaya dari generasi ke generasi. Beragam peninggalan terbagi menjadi dua bentuk warisan budaya yaitu benda dan takbenda, di antaranya adalah situs makam Sendangduwur yang di dalamnya terdapat bangunan masjid, gapura, makam, sumur giling, serta tradisi yang masih dijalankan seperti haul dan praktik-praktik kebiasaan dengan nilai-nilai baik. Berbagai warisan budayanya dimaknai sebagai peninggalan yang mengandung pesan ekologi seperti pesan untuk merawat dan memanfaatkan lingkungan dengan baik. Masyarakat meyakini bahwa Sunan Sendang adalah sosok yang toleran terhadap lingkungan, sebab sebagian besar sejarah hidupnya berhubungan langsung dengan alam. Oleh karena itu, upaya pelestarian dengan reproduksi yang dijalankan masyarakat Desa Sendangduwur menjadi metode untuk melanggengkan, menyampaikan dan menginternalisasi pesan, sehingga penelitian menggunakan teori reproduksi oleh Pierre Bourdieu. Teori ini diterapkan untuk mengetahui proses pelestarian pesan ekologi dalam warisan budaya yang mencakup pemaknaan peninggalan dari masyarakat, aktor-aktor di dalamnya dan berbagai media yang dijalankan dalam proses reproduksi.

Description

Validasi dan Finalisasi Repositori File 27 Juli 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By