Hubungan Antara Pengetahuan dan Sikap Petugas RPH Tentang Bakteri Salmonella SP. dengan Kontaminasi Bakteri Salmonella SP. pada Daging Sapi di RPH Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran
Abstract
Daging sapi merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak
dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Jawa Timur memiliki total kebutuhan
konsumsi daging sapi sebesar 156,31 ribu ton. Konsumsi daging sapi yang terus
meningkat menuntut kualitas dan keamanannya tetap terjaga, terutama dalam
proses pemotongan yang dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Namun,
salah satu risiko terhadap kualitas daging adalah kontaminasi bakteri Salmonella
sp., yang dapat menyebabkan penyakit seperti demam tifoid pada manusia. Di Jawa
Timur tercatat 163.235 kasus demam tifoid. Pada penelitian menunjukkan 80,1%
Salmonella sp. menyebar melalui makanan dan air yang terkontaminasi. Standar
mutu daging sapi menrut SNI tidak diperbolehkan ada kontaminasi bakteri
Salmonella sp. Penyebab kontaminasi bakteri pada RPH salah satunya karena
ketidakpatuhan petugas terhadap Standard Operating Procedure (SOP).
Ketidakpatuhan ini berkaitan erat dengan pengetahuan dan sikap petugas RPH.
Kabupaten Jember merupakan kabupaten yang memiliki RPH terbanyak di Jawa
Timur dengan jumlah 11 RPH. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap petugas RPH dengan
kontaminasi bakteri Salmonella sp. pada daging sapi di Kabupaten Jember.
Description
Repo 24 Juli 2026_ Rudy K/ Finalisasi oleh Agus 24 Juli 2026
