Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Tuberkulosis Pada Balita Usia 1-5 Tahun di Kabupaten Jember Tahun 2025

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keperawatan

Abstract

Tuberkulosis (TB) pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan, khususnya di wilayah dengan beban TB dan permasalahan gizi yang tinggi seperti Kabupaten Jember. Balita merupakan kelompok usia yang rentan terhadap infeksi TB karena sistem imun yang belum matang, terutama imunitas seluler yang berperan penting dalam mengendalikan infeksi Mycobacterium tuberculosis. Status gizi merupakan salah satu faktor penjamu (host) yang berperan dalam menentukan daya tahan tubuh balita. Kondisi status gizi yang kurang atau tidak normal dapat menurunkan fungsi sistem kekebalan tubuh sehingga meningkatkan kerentanan terhadap penyakit infeksi, termasuk tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dengan kejadian tuberkulosis pada balita usia 1–5 tahun di Kabupaten Jember Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain case control retrospektif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari register program Tuberkulosis dan web Sistem Informasi Gizi (SIGIZI) di puskesmas wilayah Kabupaten Jember. Sampel penelitian berjumlah 214 balita yang terdiri dari 107 balita dengan tuberkulosis sebagai kelompok kasus dan 107 balita tanpa tuberkulosis sebagai kelompok kontrol dengan perbandingan 1:1. Pengambilan sampel pada kelompok kasus menggunakan teknik total sampling, sedangkan kelompok kontrol menggunakan teknik purposive sampling.

Description

Finalisasi oleh Agus 23 Juli 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By